.

Senin, 29 Agustus 2011

Untuk Ana


Ada yang harus kuceritakan denganmu Ana
Tentang sebuah rasa
Yang selama ini ingin kuungkapkan padamu
Ana..
Aku memang menyukaimu
Sangat menyukaimu
Aku tak pernah tahu mengapa
Tak sekalipun aku mengerti jawabnya
Saat ini yang terpikirkan hanyalah tentangmu

Broken Wing


Inikah rasanya Patah hati??
God...
so much pain I feel
I dont know how to paint it
I dont understand how to said it
My mind gonna blow on my head 

Selasa, 23 Agustus 2011

Rencana

Inna terkejut,pagi itu ruangan kerjanya penuh dengan bunga mawar.Sejenak inna hanya terdiam,seakan tak percaya bahwa ia sedang berada dalam ruangan kantornya.Inna segera mendapati sebuah surat di atas meja kerjanya.
“Jadilah selalu mawar dalam hatiku,Yang merekah indah dan mempesona selalu..I LOVE U MY LOVE..Dimas”
Inna hanya tersenyum,ia kembali terngiang kejadian seminggu yang lalu.




-_-

Sabtu, 20 Agustus 2011

OLIN (2 Dunia 1 Cinta)


Wajahnya biasa saja,tidak cantik tapi juga tidak jelek.Gadis itu tidak memiliki tubuh yang tinggi tapi dia memiliki kulit putih khas seorang keturunan oriental.
Dengan warna coklat yang berbinar yang begitu terpancar dari mata sipitnya.
Ahh...matanya,begitu banyak misteri yang tersirat dari matanya.
Pict From HERE
Rambutnya berwarna hitam dan hanya terurai sebahu tapi dia selalu mengikatnya karena takut mengganggu sewaktu dia bekerja.
Dengan bibir merah merekah yang menggoda tiap mata yang memandangnya.
Giginya begitu rapi,sehingga ketika tersenyum akan membuat wajahnya terlihat seperti kelinci.
Membuat setiap orang yang pernah melihatnya akan selalu memikirkannya lagi.
Gadis itu bernama Caroline Wijaya.

Kamis, 18 Agustus 2011

Monyetku Murdin

Siang itu aku sedang bersantai di teras rumah,menikmati terik matahari yang sedang bersinar dengan panasnya.
Tapi rasa panas itu bisa sedikit terlawan dengan es kelapa yang kubeli ketika pulang sekolah tadi.Semua itu kian komplit dengan gorengan pisang yang dibuat oleh ibuku.
Saat sedang asiknya aku bersantai,tiba-tiba aku mendengar suara keributan !!Aku pun dengan segera mencari dari mana keributan itu berasal.
Ternyata keributan itu berasal dari depan rumah,segera saja aku menghampiri asal muasal keributan itu.
Keributan itu berasal dari tiang listrik yang berada di dekat lapangan bulutangkis,ketika sampai sana aku melihat sudah banyak orang yang berkerumun.
Segera saja aku menanyakan apa yang sedang terjadi di sana.