.

Sabtu, 08 Desember 2012

Salam Abadi Untuk Semeru




Minggu 11 November 2012,

Pada hari itu saya berniat untuk menjenguk salah satu teman baik saya,Abadi Kaban. Abadi adalah teman saya sedari SMA. Yuph jika anda masih ingat tulisan saya yang berjudul “RASTA PALA ITU..” pasti segera mengenal siapa dia. Abadi merupakan salah satu personil RASTA PALA.

Saat itu dia tengah dirawat akibat penyakitnya,yang saat itu saya belum terlalu mengerti itu apa. Kabar yang saya terima masih simpang siur,itu pun hanya beberapa orang teman yang masih sudi mengabarkan berita ini kepada saya.
Saya menerima kabar ini pada malam hari dari teman RASTA PALA yang lain yaitu Andi. Dia berulang kali mengirim pesan (sms) kepada saya untuk segera menjenguk Abadi. Walau untuk itu dia juga harus meminta bantuan pacarnya,Mitha.
Saya tak segera menanggapinya. Tapi saya mengatakan bahwa secepatnya akan pergi untuk menjenguknya.
Bukan karena saya tak peduli tapi pada saat itu saya sedang larut dalam masalah saya sendiri. Sebuah permasalahan yang membuat saya harus berkonflik dengan ayah dan pergi dari rumah selama berbulan bulan.
Heehhhh! ! ! ! !
Memang tak relevan dan bukan alasan yang benar. Tapi saya bukanlah penyelesai masalah yang baik. Kadang saya malah sering terlarut dalam masalah yang hadir mendera saya.

Abadi dirawat di rumah sakit Santo Carolus,Jakarta Timur.
Well lucunya tentang rumah sakit ini adalah bahwa saya baru mengetahui letaknya pada hari itu. Selama hampir 25 tahun kehidupan yang saya jalani dan ribuan kali perjalanan lalu lalang lewat sana. Saya benar benar baru mengetahui letak gedungnya disana.
“Oh..ini toh rumah sakitnya” ujar saya dengan tampang penuh keheranan. Heran ternyata ga terlalu sulit untuk menemukannya karena letaknya yang berada di pinggir jalan.
Hahahaha terlalu!!!!

Sabtu, 01 Desember 2012

Happy Birthday Awal



Selamat Ulang Tahun Awal

" Aku tidak tahu kemalangan jenis apa yang menimpa kamu, tapi aku ingin percaya ada insiden yang cukup dahsyat di dunia serba selular ini hingga kamu tidak bisa menghubungiku. Mungkinkah matahari lupa ingatan, lalu keasyikan terbenam atau terlambat terbit? Bahkan kiamat pun hanya berbicara soal arah yang terbalik, bukan soal perubahan jadwal"



Well tepat tanggal 29 November kemarin saya merayakan ulang tahun saya yang ke 25. 
Yuph hidup saya sudah berjalan selama seperempat abad. Tak ada kue,kado atau sesuatu yang special pada ulang tahun kali ini. Saya melaluinya dengan sebuah keheningan.
Hahaha ngenes :)
But thats my choice.
Saya memilih untuk merenung ketimbang berpikir tentang banyak hal. Well that's me. 
In the end,I just tried to understand myself in this birthday. Berpikir tentang banyak hal yang telah dilalui dan menikmati setiap langkah didepan sana.

Saya sangat bersyukur di umur saya sekarang masih diberikan kesempatan untuk terus belajar.
Saya juga bersyukur telah dipertemukan dengan sahabat sahabat yang luar biasa. Saya banyak belajar dari para sahabat saya.
Banyak hal dan keinginan yang ingin saya ucapkan. Tapi lebih dari itu semua saya cuma mempunyai 1 harapan pada ulang tahun saya kali ini.
“Dapat menjadi manusia yang lebih baik”

Jumat, 30 November 2012

Kopi Tubruk (Teruntuk Sahabatku)



Kawan..
Perjumpaan ini singkat adanya
Cuma berjalan 3 tahun lamanya


Kawan..
Merupakan kebahagiaan bersahabat denganmu
Merupakan kebanggaan mempunyai teman sepertimu
Sesuatu yang hebat pernah berjalan di sampingmu

Kawan..
Memang singkat adanya
Berbagi cerita bersama dan berbagi kebodohan didalamnya
Bercerita tentang bagaimana kita berusaha taklukkan dunia
Dan berbagi mimpi tentang masa depan yang indah bersama

Kawan..
Terkadang batu mengganjal dalam persahabatan ini
Mengurai setiap tawa menjadi sebuah kesedihan
Mengubah setiap senyum menjadi sebuah kebekuan
Dan membuat kita terpecah karenanya

Kawan..
Aku tak mau menasehati apa yang terbaik untukmu
Aku tak mau menjadi dewa penyelamatmu
Karena aku tahu kawan
Kau bisa melakukannya dengan jalanmu sendiri
Dengan cara yang kau ingini
Dengan cara yang kau kehendaki

Sabtu, 24 November 2012

Untukmu Yang Mencintaiku



Jakarta,24 November 2012


Untukmu yang mencintaiku,

Waktu berjalan perlahan.
Tak terasa kita telah saling merekat dan telah banyak berbagi pemikiran. Kau satu sosok yang kukenal baik,bukan karena aku ingin memujimu.
Tapi aku bisa merasakan ketulusan yang ingin kau sampaikan,aku bisa melihat kasih sayang yang ingin kau curahkan.
Walau itu hanya terlintas dari kata katamu.

Kau tahu, walau tak pernah bersama.
Kehangatan yang telah kau tunjukkan kepadaku memberikan arti sendiri dalam keberadaanku.
Memberikan ketenangan dalam hadirku,memberikan keteduhan dalam kehidupanku.
Tak terhingga syukurku karena diberikan kesempatan untuk mengenalmu. Walau rasa yang hadir diantara kita hanya sesaat,meski hanya sebentar aku mengucap “selamat malam” terhadapmu.

Hidup terus berjalan.
Pilihan pilihan yang hadir kadang membuat kita sulit untuk memilih dan menentukan jalan mana yang terbaik untuk diri kita sendiri.
Ketidakterbukaanku,rahasia rahasiamu,menjadikan ego semakin berjarak diantara kita. Membuat pemahaman yang berbeda dalam pemikiran kita.

Jumat, 23 November 2012

Titip Rindu Untuk Sahabat



Lagi kangen sekangen kangennya
Berteriak melihat sunrise yang bersinar dari balik bukit
dan termangu menatap Sunset yang tenggelam
Sedang rindu serindu rindunya
Bercanda dengan sahabat dibalik tenda

Bercerita tentang mimpi mimpi yang menjelang
Berbagi tawa dalam kesederhanaan
Ahh...kapan yah bisa nanjak lagi??
Sementara sahabat yang ada
Mulai terusik dunia nyata dan terlupa akan keindahan
Menatap edelweiss
Yang selalu setia menyapa di atas perjuangan sana

Rindu. .