Selasa, 11 Desember 2012

Satu Kata Berjuta Makna = ALAM



Sahabat alam berkata
Karena aku mencintai hidup,karena gunung ada maka kudaki.  Tak sedikit pula yang meyakinkan bahwa ini ajang pencarian jati diri,atau hanya penasaran ada apa disana.
Dan masih banyak persepsi lainnya yang di agungkan demi mencapai tujuannya.
Tak kenal lelah meski tubuh basah akan keringat dingin,menelan air liur bagaikan segelas teh tawar,sesekali beban semakin terasa berat karena jalan yang semakin sulit.
Inikah yang kuingin atau hanya sekedar menikmati kebesaranya.
Semakin jauh kumpulan beban semakin berat seolah jalan tak berujung,tak terlintas sedikit pun untuk kembali. Sebelum jiwa ini getar karena sesuatu.
Ada apa diatas sana ???
Hingga terkadang membuat diri lupa akan hakikat kehidupan dan membawanya jauh kedalam impian yang seolah inilah hakikat yang hakikih.
Tak sedikit yang lupa akan jalan pulang,tak sedikit pula yang kembali membawa kebanggaan meski terkadang hanya cerita lelap yang dibawa.

Kita tertawa dalam kebebasan
Alam menjerit diterpa jiwa-jiwa yang angkuh

Dalam hening ia berkata
Adakah yang membelai dahanku dengan lembut
Adakah yang menghirup kabutku dengan mesra
Adakah yang membunuhku dengan CINTA
Aku hanya ingin bahagia bila kau bahagia
Aku hanya ingin seperti ini bila kau ingin

Maka...
Akan kuhidupi anak cucumu hingga ia tumbuh kelakar
Jangan kau dustai hatimu,disaat kau berkata cinta padaku
Jangan kau datang bila hanya menawarkan curahan hati
Datanglah disaat kau ingin kembali pulang
Datanglah disaat kau ingin mimpi indah
Dan tanah ini RUMAHMU dan tanah ini RANJANGMU


Darinya tulang ini tumbuh
Darinya kita bisa berlari
Darinya kita bisa saling mengenal
Andai mata ini terbuka,telinga ini mendengar,dan jiwa ini merasa

Alamku hijau Alamku bening Alamku rumahku Alamku padiku Alamku indah Alamku keluargaku

Mendakilah dengan hati,bila kelak kita masih ingin bercerita 



Write by Alika Dwie Syahloka

I love this note ^^

0 komentar:

Posting Komentar