Senin, 21 November 2011

an question for Nura??


Maunya apa seh ma???
Kata katamu benar benar menghadirkan sejuta tanya di kepala??
-______-?

Sabtu, 19 November 2011

Janji Bunga (Part III)

(Jawaban)

Seminggu kemudian Rama keluar dari rumah sakit, oleh kesatuannya ia diberikan kesempatan cuti untuk memulihkan kondisinya. Sebenarnya Rama ingin memanfaatkan kesempatan itu untuk bertemu dengan Bunga tapi hingga sekarang Bunga masih belum memberikan kabar kepadanya.
Bunga benar benar seperti menghilang dalam hidup Rama. Ia pun memutuskan untuk kembali ke Jakarta dan bertemu dengan kedua orang tuanya. Ketika akan keluar dari rumah sakit, ternyata ada beberapa wartawan dari media cetak dan elektronik disana.
Keberadaan mereka disana memang untuk mencari berita tentang korban korban gerakan separatis kemarin. Tapi karena oleh pihak rumah sakit dan para Tentara keberadaan mereka dianggap akan mengganggu para pasien, maka mereka pun Cuma bisa menunggu di luar.
Rama yang baru keluar dari rumah sakit tentu saja langsung dikerubungi oleh mereka. Para wartawan pun segera menanyakannya banyak hal. Mulai dari awal mula ia tertangkap sampai harapannya terhadap kondisi di Aceh.
“Lalu apa yang ingin anda lakukan setelah ini saudara Rama??” Tanya salah seorang wartawan.
“Hemm..saya ingin kembali ke rumah dan memulihkan diri untuk sejenak. jawab Rama.
“Adakah orang yang ingin anda temui setelah pulang nanti saudara, Rama?? Tanya salah seorang wartawan lain.
“Tentu ada. Keluarga, sahabat dan tentu saja saya sangat ingin bertemu dengan pujaan hati saya.” Jawab Rama sembari tersenyum.
“Ciiieeeeeeeeee........” Ujar para wartawan serempak.
Setelah beberapa pertanyaan, wawancara pun segera diakhiri. Rama pun pamit kepada para wartawan dan meminta doa mereka untuk kedamaian di Aceh.
Rama pun segera kembali ke markas kesatuannya untuk mengambil beberapa barang miliknya sebelum kembali ke Jakarta keesokan harinya.

Minggu, 13 November 2011

Sekedar Kata


Untuk kamu..
Tahukah dirimu sedang kurindu
Aku rindu bertutur kata denganmu
Sekedar bertegur sapa
Menanyakan kabar
Dan sedang apa dirimu disana

Untuk kamu..
Tahukah dirimu sedang kurindu
Aku rindu membayangkan hadirmu
Sekedar berangan lepas
Memimpikan hadirmu
Dan mengartikan hadirku dalam dirimu


Aku rindu
Apa kamu bisa merasakannya??
Aku rindu
Apa kamu bisa mengartikannya??

Maaf aku terlalu sibuk akan duniaku
Meninggalkanmu dalam sejuta tanya yang membelenggu
Tanpa kabar
Tiada kejelasan
Meninggalkan harapan kosong dalam hatimu

Maaf..
Walau mungkin tiada maaf
Tapi percayalah
Rasa ini masih untukmu
Tak pernah sekalipun kukhianati rasaku terhadapmu

Sabtu, 12 November 2011

Cinta Kita


(Gue Bebas)

Ma . . . malam minggu datang lagi
Malam yang bosan lagi
Malam minggu
Ma . . . malam minggu datang lagi
Malam minggu yang sepi
Malam ini sendiri



“Mannnnnnnnn……….Jangan kenceng kenceng nyetel musiknye!!!”

Firman tak mendengar teriakan ibunya,ia masih tetap asik mendengarkan musik di dalam kamar abangnya.

“Buukkkk….” Terkejut Firman bukan kepalang ketika ada yang menepuk pundaknya dari belakang.

“Ahhh..emak,gangguin aye aje” Ujar Firman begitu melihat siapa orang yang menepuk pundaknya.
“Lah abisan lo emak panggil kaga nyaut nyaut, dengerinn musik ampe satu kampung bisa denger” Tukas Ibunya singkat.

“Yaelah mak,sepele banget seh” Jawab Firman sekenanya

“Sepele sepele,bapak lo peyang !!! Yaudah mending lo mandi sono,dari pulang kuliah ngejogrog aja kerjaannya di dalam kamar”
“Ogah ah,masih sore” Jawab Firman sembari merebahkan dirinya lagi di kasur abangnya.
“Sore pegimane, Udah mau magrib juga”
“Yaudah bentaran,nanggung banget neh mak”
“Etdah neh bocah,susah banget dibilanginnya !!udah perjaka males banget ngurus diri,gimana anak perempuan pada mau nyantol”
Firman tak mengindahkan perkataan Ibunya, ia malah menarik bantal dan menyembunyikan wajahnya disana.
Melihat tingkah laku anaknya itu,sang ibu Cuma bisa geleng geleng kepala.
“Bener bener nurunin sifat babehnya banget neh anak” Gumamnya dalam hati.

Jumat, 11 November 2011

Janji Bunga (Part II)


(Konflik di bumi Serambi Mekah)

Pertengahan tahun 90an bumi Serambi Mekah atau lebih dikenal sebagai Nangroe Aceh Darussalam kembali bergolak. Kelompok Separatis atau lebih dikenal sebagai Gerakan Separatis Aceh (GSA) kembali menyebarkan teror di bumi Serambi Mekah.
Rama yang sudah 3 tahun bertugas di Medan akhirnya dipindah tugaskan ke perbatasan Aceh oleh kesatuannya. Saat itu ia ditugaskan untuk berjaga di daerah sarat konflik. Walau kurang menyukainya tapi Rama selalu bisa menerimanya karena biar bagaimanapun itu sudah menjadi bagian dari tugas dan kewajibannya sebagai seorang Prajurit.

Kamis, 10 November 2011

Feel


Keheningan mengingatkanku
Akan tutur suaramu..

Derai angin
Rindukanku
Akan lembut belaimu..

Kilau bintang
Ingatkanku akan sinar di wajahmu..

Kuberharap
Senja di hatimu
Tak berubah jd gelap..

Terbukalah
Akan hadirnya matahari baru
Dalam belenggu cinta sang awan..

Selasa, 08 November 2011

Setulus Cinta Rohmat (Bagian I)


Sahabat




“Aduh”
Ujar seorang gadis kecil ketika kakinya terantuk  rel kereta.
Saat itu sang gadis kecil sedang berlari menyeberangi rel kereta untuk menuju ke tempat tinggalnya yang memang tak terletak jauh dari sana.Ia kemudian terjatuh di atas batu batu  kecil yang memang banyak terdapat di rel kereta.
Sejurus kemudian terdengar suara tangisnya membelah kesunyian rel.
“Hu..hu..hu..hu..hu..hu…..sakittttttt” Ujar gadis kecil itu seraya memegang tangan dan kakinya yang berdarah.Tampak lelehan air mata meluncur deras dari kedua pipinya yang manis.
“Kamu ga apa apa??” Tiba tiba ada seseorang yang menegurnya.
Gadis itu tetap menangis menahan sakitnya.
“Hei..kamu ga apa apa??”Ujar suara itu lagi sembari memegang pundak sang gadis kecil.
Barulah sang gadis tersadar.
“Sakitt..ga bisa jalan” Jawab sang gadis sembari tetap menangis.
Sang gadis kecil kemudian memperhatikan orang yang menolongnya.Rupanya itu seorang bocah lelaki yang masih sepantaran dengannya.
Berbadan tambun,dengan hidung pesek yang selalu mengeluarkan ingus.

Hemm...

Bulan yang special tapi ngerasa ga ada yang special.
Benar benar hambar dan ga taulah kenapa
Menunggu sesuatu walau tahu tak pernah pantas untuk ditunggu
Aku kalah...
Aku Hilang arah..
Aku tak tahu lagi kemana harus melangkah..
Hancur dalam tiadaku
Tanpa Arti
Atau sekedar makna untuk dituju
Hanya bisa mengucap selamat tinggal
Kepada semua yang kucintai
Semua yang kudambakan
Dan terutama
Kepada dirimu
Kekasih dalam angan

8/11/2011 Gatot Subroto

Senin, 07 November 2011

Risalah Hati


Langit di pagi buta
Tetes embun yg membasahi
Derai angin pun ikut menemani
Seakan mengajakku bergurau dalam sepi
Angin....
Sampaikan padanya
Aku rindu berada di alam peluknya
Embun....
Salamkan padanya
Setetes rindu yang menggumpal
Bahwa aku rindu berada di hatinya 


Sabtu, 05 November 2011

Kosong


Inginku..
Terbang tinggi di atas langit

Menjejak awan dengan langkahku
Memetik bintang dengan tanganku


Inginku..
Kekasihku adalah bidadari

Anakku berakhlak seorang nabi
Temanku dewa dewa yunani
Inginku..
Hartaku tak lekang oleh zaman
Impianku tak tergerus batas angan
Asaku bebas melayang tak bertuan

Kamis, 03 November 2011

Gelap


Entahlah..
Aku semakin tak tahu arah mana yg kutuju
Semakin tak terarah dalam melangkah
Semakin terpuruk dalam ketiadaan

Entahlah..
Langkah yang kini kupijak
Terasa memberat dalam derap nafas yang kuhela
Bertahan dalam arti tanpa cela
Atau hanya sekedar menjejak dalam maya
Hanya sekedar kesemuan dan sebuah angan kosong
Yang setia menemaninya

Selasa, 01 November 2011

Elegi Hati


Ada tangis dalam tawaku
Perasaan ini begitu menyayat
Dan semakin membekas perih
Dalam hati
Ada luka dalam sehatku
Sakit ini tak bisa kubendung
Dan terasa semakin menyakitkan
Dalam jiwa
Semakin tak kumengerti
Akan  jalan yang kuhadapi kini
Semakin gelap arah yang kulalui
Tak ada petunjuk pasti
Tak ada pelita yang menerangi