Minggu, 26 Mei 2013

Dalam Doa Seorang Hina




Ah awan masih saja kau datang dengan biru cerahmu.Menggodaku untuk menatap sejenak sejuk alunan ombakmu.
Ah malam masih saja kau menggodaku.Datangkan terang bulan dan bawa aku melamun nikmati sendu aromamu.

Ketika hidup yang berjalan tak selalu biru,lantas apakah salah untuk bertanya.
Saat waktu yang dilewati tak lagi terang,lalu benarkah kita hanya harus terdiam.

Tuhan
Jika saja aku tidak bertanya “Mengapa” akankah kau segera mengerti maksudku.
Ataukah aku harus terus berjuang dan berjalan dalam waktu,memikul semua bebanku, melawan arah kehidupan,mengarungi derasnya tanya sambil berusaha dengan giat dan berdoa semua akan baik baik saja.
Namun apakah itu cukup Tuhan?
Sementara kau tahu bahwa dunia ini adalah tentang sebuah ketidakpastian.

Kramat Jati 25 Mei 2013

Sabtu, 25 Mei 2013

Mahameru dalam kenangan seorang sahabat

Yang mencintai udara jernih
Yang mencintai terbang burung burung
Yang mencintai keleluasaan dan kebebasan
Yang mencintai bumi

Mereka mendaki ke puncak puncak gunung
Tengadah dan berkata


"Kesanalah Soe Hok Gie dan Idhan

Kembali ke pangkuan bintang bintang"

Sementara bunga bunga ini tersebar sekali lagi
Sementara saputangan menahan tangis
 Sementara Desember menabur Gerimis

(Mahameru,dalam kenangan Sanento Yuliman untuk Soe Hok Gie)

Kramat Jati 23 Mei 2013

Kamis, 23 Mei 2013

Dan Negara Itu Bernama. . .?



           Kalau negara ini korup, memang benar.
Kalau negara ini semrawut, itu juga benar.
Kalau negara ini penuh otak tak bermoral,mungkin anda benar.

Tapi ada kalanya Negara ini memberikan sesuatu yang bisa membuatmu mengeluarkan air mata.Membuatmu selalu ingin menjaganya, selalu ingin menyentuhnya.

Andai aku benar. Negara Itu bernama "INDONESIA"


Kamis, 16 Mei 2013

Anonim – Itu bukan kamu


1.       Aku sudah mencoba bertahan.Dalam kisah yang kita lalui.Namun hati tak mampu mengingkari.Bahwa cinta ini bukanlah milikmu.Itu bukan kamu.

2.      Aku rasa sudah cukup aku menunggu.Segala rasa yang tercipta untukmu kini terasa hilang tak berarti.

3.      Kamu tahu,dari cara kita berbincang kemarin.Aku mengerti.Bahwa apa yang kita percaya untuk dijalani.Hanyalah ketiadaan yang menanti.

4.      Aku suka senyummu.Aku suka menggodamu.Namun hanya sebatas itu.Tak ada kata lebih dalam rasaku.

5.      Sudah kukatakan kepadamu ribuan kali.Namun tak jua kau mengerti.Apa aku harus tiada baru kau bisa memahami.

6.      Kamu harus terus berjalan.Terus melangkah.Apa yang sudah terjadi diantara kita adalah pembelajaran.Bukan pemutus sebuah ikatan.

7.      Maaf.Bukannya aku tak mau mengerti.Namun soal hati.Aku tak bisa membohongi.

8.     Aku tak berharap kisah kita kembali.Tidak.Karena apa yang terjadi antara kita yah seperti itu adanya.Yang aku tak ingin pergi adalah persahabatan denganmu.

9.      Dulu.Kau adalah pengecualian.Dalam setiap kata hati.Kini.Rasa itu memudar seiring langkah yang kita lalui.

10.  Apa yang pergi dari kita bukanlah soal hati.Namun pengertian.

11.   Aku sudah sering nyatakan rasaku.Kau pun dengar itu.Namun ketika kau berpaling.Semua keyakinan berubah.Rasa ini bukanlah kamu.

12.  Kenapa kamu terus menunggu.Padahal aku sudah katakan sejujurnya rasaku terhadapmu.Itu bukan kamu.

Kramat Jati 16 Mei 2013

Sabtu, 11 Mei 2013

Anonim – Dalam Tiada





1.       Apa ini yang namanya rindu.Pada sesuatu yang kurasa nyata.Sebatas khayal.Namun terasa mendekap begitu nyata.
2.      Aku kadang tak mengerti akan maksudmu.Tak mau tahu akan inginmu.Namun bukan berarti aku menepikan arti hadirmu.
3.      Apa benar jika cinta itu sebuah ketulusan,apa benar cinta itu sebuah kemurnian.Karena seiring perjalanan waktu semua menjadi bersyarat.
4.      Aku menilaimu begitu tinggi.Mungkin karena itu aku merasa kehilanganmu.Hingga detik ini.
5.      Aku tak tahu apa yang salah.Karena ketika aku menunjuk segala sesuatu itu benar.Pada saat itu pula aku merasa kehilangan.
6.      Cintamu itu seperti sebuah keheningan.Berapa kali pun aku merasa nyaman saat mendekapnya.Namun tetap saja pada saat itu aku merasakan ketiadaan.
7.      Pada dasarnya aku mengerti.Benih ini tak akan tumbuh jadi hebat.Ia hanya akan tumbuh besar lalu ditebas dan musnah jadi abu.Seperti rasa ini.
8.     Ini hidupmu.Rasamu.Inginmu.Hasratmu.Mimpimu.Khayalmu.Jadi berjalanlah.Jangan pedulikan lukaku.
9.      Aku tahu,sekeras apapun aku mencoba.Pada dasarnya aku hanya akan menemui tembok tebal.Kenapa??Karena itu semua soal hati.
10.  Apapun yang terjadi antara aku dan kamu.Lepaskanlah.Apapun yang akan terjadi nanti.Genggamlah.Rasa boleh berakhir namun tidak arti sebuah ikatan.
11.   Aku nyaman saat berbicara denganmu.Menikmati saat bertukar kata denganmu.Namun itu terasa menyakitkan jika mengingat itu hanya kemayaan.

Kampung Gedong 10 mei 2013