Rabu, 12 Desember 2012

Pengertian Hipotermia (Hypothermia) Dan Cara Penanganannya


Hipotermia (Hypothermia) adalah suatu kondisi dimana mekanisme tubuh untuk pengaturan suhu kesulitan mengatasi tekanan suhu dingin.Hipotermia juga dapat didefinisikan sebagai suhu bagian dalam tubuh di bawah 35 °C.Tubuh manusia mampu mengatur suhu pada zona termonetral, yaitu antara 36,5-37,5 °C. Di luar suhu tersebut, respon tubuh untuk mengatur suhu akan aktif menyeimbangkan produksi panas dan kehilangan panas dalam tubuh.


ilustration From wikiHow

Hal yang pertama harus kita ketahui adalah kondisi dari suhu tubuh kita sendiri :
Suhu tubuh normal manusia adalah 37.
Saat dalam keadaan suhu 36-35  »  tubuh akan menggigil sampai bulu roma berdiri tapi masih terkendali. Gerak langkah menjadi lamban koordinasi tubuh mulai terganggu.
Saat suhu tubuh 35  »  maka tubuh akan mulai menggigil tidak terkendali.
Kondisi di suhu 35-33  » pengambilan keputusan dan koordinasi tubuh kabur. Langkah kaki mulai tidak beraturan dan cenderung berbicara kasar.
Saat memasuki suhu 33  »  maka badan akan semakin menggigil. Denyut nadi dan tekanan darah mulai menurun.

Suhu tubuh 32-29  » badan akan berhenti menggigil. Penderita cenderung kebingungan,bicara meracau,daya ingatan mulai lemah,gerakan tubuh menjadi tersentak sentak,pupil mata membesar.
Saat suhu tubuh 29-28  » otot otot akan menjadi kaku,denyut nadi mulai melemah dan tidak teratur,tarikan nafas melemah.
Saat suhu tubuh 27 »  penderita akan pingsan, pupil mata sudah tidak merespon gerakan cahaya. Warna kulit mulai kebiru-biruan, tingkah laku penderita kacau, dan hampir kehilangan kesadaran,penderita sudah tidak mempunyai gerakan reflek,keadaan penderita akan seperti orang yang sudah meninggal.
Jika suhu tubuh sudah memasuki 26 » kondisi penderita dalam fase koma,suhu tubuh menurun drastis,kondisi darurat dan jika suhu tubuh sampai di 20 » adalah berhentinya sistem organ tubuh, dengan kata lain GAME OVER

Nah untuk penanganannya anda bisa melakukan beberapa hal sebagai berikut :
1. Jangan biarkan penderita hipotermia tertidur. Karena akan membuat penderita kehilangan kesadaran dan tidak mampu lagi menghangatkan dirinya. Karena menggigil adalah usaha badan kita untuk tetap hangat. Maka biarkan si penderita tetap sadar dan menggigil.
2. Berikan minuman hangat dan manis kepada penderita.
3. Jika pakaian si penderita basah, segeralah ganti dengan pakaian yang kering dan hangat.
4. Usahakan untuk menempatkan si penderita di tempat yang terlindung dari hembusan angin misalnya di dalam tenda/shelter.
5. Jangan baringkan penderita ke tanah. Usahakan agar penderita memakai alas yang kering dan hangat.
6. Jika ada usahakan masukkan penderita dalam sleeping bag dalam kondisi sudah kering (jika basah kehujanan).
7. Letakkan botol terisi air hangat (bukan panas) ke dalam sleeping bag,untuk membantu memanaskan suhu dalam sleeping bag.
8. Lakukan skin to skin jika perlu. Karena panas tubuh dari orang yang lebih sehat bisa membantu menghangatkan si penderita.
9. Jika bisa buatlah perapian di samping kanan dan kiri penderita
10. Segera setelah penderita sadar berilah makanan yang manis-manis, karena zat hidrat arang cepat sekali menghasilkan panas dan tenaga.

11. Ada cara kontroversial untuk menolong penderita, yaitu dengan memberikannya rokok atau minuman keras (miras). Rokok dan miras mampu memberikan efek hangat yang lebih cepat kepada tubuh. Bawalah dengan tujuan pencegahan ya bukan untuk yang lain.
Nah itu tadi sekilas cara penanganan penderita hipotermia, semoga dapat bermanfaat.

Kramat Jati 12  Desember 2012

0 komentar:

Posting Komentar