Jumat, 22 Januari 2016

Korban Meninggal Dalam Berkegiatan di Alam Bebas 3 Tahun Terakhir (2013-2016)

Terhitung sejak Januari 2013 sampai dengan Januari 2016, 59 orang telah menjadi korban hilang dan meninggal dunia saat melakukan aktivitas di alam terbuka. Faktor yang menyebabkan beraneka ragam, antara lain  : cuaca ekstrim, hyporthemia, kehabisan logistik, penyakit bawaan, tersesat dalam waktu yang lama, tersambar petir, terjebak kebakaran hutan, efek selfie berlebihan dan menghirup gas beracun.
59 korban hilang dan meninggal merupakan peringatan serius bagi penggiat pendakian di Indonesia. Hanya dalam jangka waktu hampir 3 tahun saja, jumlah kematian dalam berkegiatan di alam bebas semakin meningkat.



Sesuai hitungan pada gambar, terhitung 19,667 orang meninggal per tahunnya. Lalu 1,64 orang meninggal setiap bulannya dan ada 0,054 orang yang mati setiap harinya. Jadi dalam setiap hari, ada satu bagian tubuh, dari seorang petualang yang mati.
Ini peringatan serius dalam dunia kegiatan alam bebas di tanah air. Dibalik perkembangannya yang pesat, semakin dicintai banyak orang namun hobi ini juga rentan terjadinya korban jiwa. Beberapa kejadian juga terjadi akibat melanggar aturan pendakian yang berlaku .
Berikut adalah daftar ke 59 korban jiwa dalam berkegiatan di alam bebas di Indonesia :


1.Mufaicin (15 tahun), Gunung Sindoro
2.Mudliul Fuad (17 tahun), Gunung Sindoro
3.Ian Ahdiansyah (22 tahun), Gunung Ciremai
4.Fery Susanto (20 tahun), Gunung Argopuro
5.Aswin Bin Inarlan (22 tahun), Gunung Dempo
6.Robby Rifal Hamdani, Gunung Sumbing
7.Eko Wahyudi (30 tahun) Gunung Arjuno
8. Bakuh Subagio, Gunung Semeru.
9.Mr X (30 tahun), Gunung Salak.
10.Gatot Handoko (40 tahun) ,Gunung Ijen
11.Cipto Diyono (60 tahun) ,Gunung Lawu
12.Thamrin (52 tahun) ,Gunung Leuser
13. Joan Tobit (23 tahun), Gunung Kendang
14.Shizuko Rizmadhani, Gunung Gede
15.Endang Hidayat (53 tahun), Gn.Semeru.
16.Helmi Dwi Apriyanto (19 tahun) gn.Salak.
17.Alif (24 tahun) Gunung Welirang
18.Dian (18 tahun) Gunung Welirang
19.Khusna Arifatul (21 tahun) Gunung Merbabu
20.Humam Khaulani (20 tahun) Gunung Ungaran
21.Nurhadiyanto (30 tahun) Gunung Lawu
22.Harun (26 tahun) Gunung Merbabu
23.Aditya Gunansar, Gunung Dieng
24.Andi Probo Nugroho (15 tahun) Gunung Penanggungan.
25.Mario Rodrigues (26 tahun), Gunung Rinjani
26.Ryan Hadi (25 tahun) Gunung Rinjani
27.Achmad Fauzi (30 tahun) Gunung Semeru.
28. Winoto, (42 tahun) Gunung Gede
29.Andi Muhammad Fitrah 16 tahun, Gunung Kantisang.
30. Mr X, Gunung Sumbing
31. Pitra Widianwari (52 tahun) Gunung Binaiya
32. Setiawan Maulana (22 tahun) Gunung Kerinci
33.Mr X (50 tahun), Gunung Sumbing
34.Mr X, Gunung Sindoro
35.Ahmad Zaenuri (20 tahun) Gunung Sindoro
36.Andi Prasetyo (37 tahun) Gunung Gede
37.Mulzafri (58 tahun) Gunung Marapi
38.Eri Yunanto (21 tahun) Gunung Merapi
39.Qurratuaini (18 tahun) Gunung Gede
40.Dania A. Rahman (19 tahun) Gunung Semeru
41.Jayadi Nusi (31 tahun) Gunung Nepo
42.Meylin Rahma Dea (14 tahun),Bukit Serelo
43.Kamarul Jaman (49 tahun) Gunung Ijen
44.Johan Joseph Brunner (68 tahun), Gunung Ijen
45.Awang (20 tahun), Gunung Lawu
46.Sumarwan (50 tahun), Gunung Lawu
47.Nanang Setyo Utomo (17 tahun), Gunung Lawu
48.Rita Septi (14 tahun), Gunung Lawu
49.Joko Prayitno, Gunung Lawu
50.Nanang (siswa SMK PGRI), Gunung Lawu
51. Mr. X, Gunung Lawu
52. Eko Nurhadi, (35 tahun), Gunung Lawu (korban akhirnya meninggal di rumah sakit akibat luka bakar parah yang dialaminya)
53. Dean Andika (15),Gunung Ciremai
54. Arif Budiyanto (24), Gunung Ciremai
55. Andrian (15), Gunung Ciremai
56. Arif Budiman (25), Gunung Ciremai
57. Akbar Alwi (20), Mahasiswa Mapala Fakultas Teknik Pertambangan, Universitas Veteran Indonesia (UVRI) Makassar, Senin (7/12/2015)
58. Asih (21), Gunung Kaba.
59. Maspuri (21), Gunung Kaba.
60. ………?

Tak usah saling menyalahkan,menghujat atau mencibir. Jadikan pelajaran, kuatkan persatuan, matangkan pengetahuan. Jadikan ini sebuah renungan. Berjalan dengan ilmu dan kesabaran akan lebih membawa manfaat ketimbang rasa antusias yang berlebihan.
Nah sob, pagi ini, mari kita kirimkan doa bagi mereka, sahabat yang telah pergi mendahului kita. Semoga segala amal ibadah mereka diterima di sisinya dan segala yang terjadi, dapat menjadi pelajaran bagi kita semua, Pendaki Indonesia.

And remember "STAY HIKE KEEP SAFETY COMEBACK ALIVE."
Selamat malam,Sob.

Sumber Tulisan :
1. Suara Persaudaraan Alam Semesta Indonesia
2. Makassar.tribunnews.com
3. Forumhijau.com

Jangan lupa kunjungi instagram kami @urban.hikers (ingat ada tanda titik ditengah kata urban dan hikers) " dan temukan beragam tips dan info yang menarik seputar dunia hiking dan traveling.

0 komentar:

Posting Komentar