Minggu, 28 November 2010

REGGAE : I'm in Love with her

Cahaya matahari..Hangatkan jiwa ini
Bawa…Bawa….
Bersama kita lalui..Bersama kita rasakan
Segala yang terlewati tanpa rasa ragu
(Tony Q Rastafara – Langkah)


Alunan lagu itu terdengar begitu merdu,mengusik setiap hati yang mendengarnya untuk berjoget atau sekedar ikut bernyanyi.Di kafe itu,Tony Q memang sedang mengadakan konser.Sebuah konser yang sederhana tapi mengena di setiap hati pendengarnya.
Tapi tidak untuk Raffi,saat itu pandangannya teralihkan oleh seseorang.Seorang wanita dengan tatapan yang membuatnya terpesona.Wanita itu sempat melihat dan kemudian tersenyum kepadanya.Memang hanya sebuah senyum,tapi itu sudah cukup untuk membuat hati Raffi menjadi tak karuan.

-_-

Siapa Dia??
Bahkan setelah konser,pertanyaan itu begitu menghantui pikiran Raffi.Raffi telah berusaha mencarinya tetapi wanita itu sudah keburu menghilang.
“kenapa seh fi??kaya ayam mo nelor aja lo dari tadi ga bisa diem??”ujar Adel salah seorang teman Raffi,yang kebingungan juga melihat tingkah temannya itu.
“Kaga kenapa2 del”jawab Raffi singkat

“Fi..fi..gw kan dah kenal ma lo dari lama,masih kaku aja lo ma gw??kalo mang ada masalah atau sesuatu,lo omongin aja x”Adel berusaha meyakinkan temannya itu
“Hemmm…..tapi lo jangan ketawa ya”
Akhirnya Raffi menceritakan tentang wanita yang dilihatnya ketika konser tadi,seorang wanita yang begitu mempesona dan tersenyum kepadanya.
“Huahahahahaha………aneh2 aja lo fi,gw pikir ada apa??lagian pede banget seh lo tuh cw tersenyum buat lo??bisa aja kan dia tersenyum buat orang lain”Adel hanya menertawakan kepolosan temannya itu.Atau mungkin hanya sebuah kebodohan.
“Tapi del,gw yakin banget tuh cw tersenyum buat gw!!”Raffi tetap teguh pada keyakinannya.
“Ohhhh..jadi karena hal itu dari tadi lo ga bisa diem,lo berusaha nyari dia ya??”
“Iya,tapi ga ketemu2 del!!”
“Udahlah fi,lupain aja??daripada lo cape sendiri mikirinnya”
“Tapi del..”
“Udahlah fi,kalo mang jodoh ga bakal kemana kok”
Raffi hanya terdiam memikirkan kata2 dari temannya itu.Entahlah yang jelas rasa penasaran itu semakin membuncah besar dalam dadanya.Sebuah rasa yang aneh karena dirinya seperti mencintai ketiadaan.

Jamaica’s away..
Away from the land that I’m living
Away from the beach that got me going
Away from the sound that gameout within
Jamaica’s away…
I’m in love with somewhere between
To sign love is never coming
I’m a music really got me missing
Why….
Why do I love the music
Why doesn’t aint me dancing
I was a turn possibly then my feet got to sway
Why….
Why people think I’m Crazy
Why do dessey I’m losing my way
It got me good that my mood not forget in my boo

(Souljah – Jamaica’s away)

-__-

3 bulan pun berlalu sejak kejadian itu,memang masih menyisakan tanya walau sudah tak sebesar dulu.
“Hooammmmm……… . . . ”
Raffi hanya mengantuk di dalam kelas,tak ada satu pun penjelasan dari Dosen yang masuk ke dalam kepalanya.
“Hoiii…kenapa lo bro??dari tadi kerjanya nguap mulu??”Tanya iqbal,salah satu teman sekelasnya
“Ga kenapa2 bal,Gw Cuma kecapean aja x neh??”jawab Raffi
“Cape kenapa lo bro??”
“Lagi banyak gawean aja tadi di kantor”Setelah lulus SMA,Raffi memang memutuskan untuk kuliah sembari bekerja.Yah hitung hitung mengurangi beban orang tuanya.Walau berat tapi Raffi selalu menghadapinya dengan senyuman.
Belum sempat mereka melanjutkan obrolan,dosen pun mengakhiri pelajarannya.Mereka pun melanjutkan obrolannya di warung kopi depan kampus.Raffi dkk senang berkumpul disana,apalagi yang jualan juga asik(bisa diutangin dulu..hahaha).Yang terutama seh karena tuh abang marleys sejati.Kalau nongkrong di sana alunan musik om Bob seperti harga pasti.

Don’t Worry about the thing..
Coz every little thing gonna be allright 2x.
Wake up this morning..smile with the raising sun
Three little birds its by my gospel
Singing free song of melody pure and pure
Singing…This is my message to you..uu..u.
(Bob Marley – Three little Birds)


Dalam iringan Reggae pinggir jalan,Raffi dkk setia menghabiskan waktu pulang kampus.
“fi,besok lo mo ikut gw nonton metamorfoblus ga??”ujar iqbal mengajak Raffi menonton film documenter terbaru dari Slank.Film yang terhitung special,karena memang tak diputar di bioskop2.
“hemm..mang lo mo nonton dimana??”Tanya Raffi
“Yah kata temen gw seh besok maen di dekat IKJ”
“Mang filmnya mulai dari jam berapa coy”Tanya Raffi lagi
“Kalo ga salah dari jam 4 sore pe jam 10 malam,lo mo ikut ga”iqbal masih menanyakan kesediaan temannya itu.
“Wah boleh tuh bal,besok kita ketemuan disini aja.Gw sekalian ngajak temen gw ya”Ujar Raffi menyatakan kesediannya.
“okelah kalau begitu,besok jam 4an,gw tungguin lo disini”
“Sip”Jawab Raffi singkat.Tak terasa obrolan mereka telah berlangsung lama,Raffi pun memutuskan untuk pulang lebih dahulu karena sudah kelelahan.

-___-

“Gimana fi,filmnya mantep ga??”Tanya iqbal setelah mereka selesai menonton
“Keren bal,terutama bagian densus nangis.Kan jarang2 tuh liat densus nangis..hahaha”
“Yeah..slankers sejati tuh doi”
“yoi tuh coy,Slank aja pe jadi buronan ma dia”ujar Adel yang saat itu juga ikut menonton bersama Raffi
“Hahahaha..iya iya filmnya keren,kalo bisa gw mo nonton lagi.Cuma sayang neh film masih agak sulit wat ditonton”
“Maksud lo??”Tanya iqbal
“Yah lo tau sendirilah,pendistribusiannya masih terbatas.Besok mo diputar dimana lagi belum tentu semua orang tau”ujar Raffi
“Iya juga seh,padahal filmnya juga keren yak”
“Yomannn..”jawab mereka serempak
Saat itu waktu sudah menunjukkan jam 8 malam,Cuaca saat itu agak tak bersahabat karena mulai hujan.Raffi dkk memutuskan untuk berteduh dulu sembari menunggu hujan reda.
“Fi..gw dapat SMS neh dari Tio,katanya minggu besok Tony Q mo perform di anyer.Lo mo ikut ga??”Ucap Adel sembari menunjukan SMS dari Tio kepada Raffi.
“Wahh..hari sabtu jam 18.00 pe jam 20.00.Wah kebetulan del minggu depan gw libur dari jumat.Kita ikut aja yuk”jawab Raffi dengan semangat
“gw seh ikut terus,yang penting lo bayarin ya..hehehe”
“Ah dasar lo ini,tapi yaud d yang penting lo datang dulu.Toh Tio juga pasti bawa mobilnya kan.Jadi tinggal mikirin bensinnya d”
“iya juga seh,tapi bener neh ga apa2 gw ikut”
“iya,masih kaku aja lo mah gw”ucap Raffi seraya menepuk pundak temannya itu
Karena masih hujan,mereka pun memutuskan mengisi perut dulu sebelum pulang.Karena duit terbatas mereka pun hanya makan nasgor pinggir jalan.
“Raf..del ada cw cakep tuh”ucap iqbal di sela makannya
“Mana..mana..”Adel dengan semangatnya mencari maksud dari perkataan iqbal
“noh..noh..di seberang jalan”
“Mana seh bal??”
“Itu yang lagi diri di Halte bis”
“Hemmm…itu!!wah iya tuh bal,tumben mata lo bener??”Adel ½ berteriak seakan senang telah menemukan buruannya.Raffi yang sedari tadi hanya asik dengan makannya akhirnya mulai tertarik dengan apa yang sedang diributkan oleh temannya.Saat itu agak sulit untuk melihatnya,maklum selain agak jauh,haltenya juga gelap.Hanya sesekali terlihat ketika lampu kendaraan menyinarinya.
Wanita itu mengenakan kaos putih dengan padanan jeans,karena sedang hujan wanita itu memegang payung di tangannya.
Raffi hanya terdiam ketika ia telah melihatnya dengan jelas
“Loh itu kan”Ujar Raffi seraya beranjak dari tempat duduknya,ia berusaha melihatnya lebih dekat.Tatapan itu,ya Raffi masih ingat dengan tatapan itu.Tak salah lagi dia adalah wanita itu,Wanita yang pernah mengusik tanya di hatinya dulu.
Belum sempat Raffi menyampaikan rasa penasarannya wanita itu telah menghilang,rupanya ia telah naik bus yang sedari tadi ditunggunya.
“Lo kenapa fi”ucap Adel & Iqbal yang hanya bisa bingung melihat tingkah sahabatnya itu
“Del lo masih inget ga,cw yang gw ceritain pas nonton konser Tony Q dulu??”Tanya Raffi pada Adel
“Iya,masih inget.Mang kenapa fi??”
“Ya itu dia orangnya”
Adel hanya membulatkan mulutnya tanda mengerti,meninggalkan iqbal dengan segala kebingungannya.
Raffi hanya terdiam memikirkan wanita itu.Apa dia memang ditakdirkan untuk selalu bertemu seperti ini.Hanya sekedar memandang tanpa bisa mengenalnya.
Dalam hujan Raffi terdiam,meninggalkan sejuta pemikiran tertanam dalam hatinya.

Sisa lamunanku diguyur hujan
Menghantar merangkai kata
Malam telah menghanyutkan jiwa
Menjenguk rindu yang menggebu
Kenyataan lahirkan kesadaran..menghalau keraguan
Saat ini kita menuai cinta..maka biarkanlah waktu berjalan
Apa adanya..
24 jam terlewati..untuk tidak berjumpa denganmu
Rintik air hujan masih setia..membasahi bayang wajahmu
Oohh..
Ada yang tertanam..tinggal di halaman hati

(Tony Q Rastafara - Tertanam)

-____-

Sabtu sore,Raffi akhirnya sampai di Anyer.Dia pergi kesana ditemani ke 5 orang temannya yaitu Tio,Adel,Iqbal,Adit dan Heru.Sesampainya disana Raffi dkk segera menuju lokasi konser Tony Q.
Tempat konsernya ternyata tak jauh dari pinggir pantai dengan panggung yang tak terlalu wah tetapi besar.
Sembari menunggu konser dimulai,Raffi dkk bersantai di pinggir pantai.Raffi tidur2an di tepi pantai sementara Adel,iqbal &Adit jalan2 mencari kesibukan.Tio hanya duduk di samping Raffi dan menyalakan MP3 keras2 dari Hpnya

Di perbatasan senja..
Matahari tersenyum mengisi hari indah
Tenggelam bersama nyanyian alam
Sambut malam angin laut membelai
Duduk santai di hamparan pasir
Dengan ikan bakar sebotol minuman
Denting suara gitar iringi nyanyian asik terdengar
Senja jingga di pantai
Debur ombak hilangkan kebosanan
Senja jingga di pantai..
lupakan kemunafikan kota
Senja jingga di pantai…
Ada cinta yang bersemi disini

(Tony Q Rastafara – Senja jingga)


Tak lama berselang Adel,iqbal dan Adit kembali dengan membawa makanan ringan &minuman kelapa.Ditemani oleh senjanya jingga,mereka bercanda menghabiskan waktu.
Mereka akhirnya beranjak ketika mendengar bahwa konser akan dimulai.Raffi berusaha mencari tempat terdepan,sementara kawan2nya agak lebih di tengah.Enaknya menonton konser Tony Q adalah tak pernah ada keributan dan tak perlu berdesak-desakan.Semua datang untuk menikmati konser bukan untuk mencari keributan.
Penontonnya lumayan ramai,kebanyakan berambut gimbal dan datang ke anyer dengan hanya menggunakan Vespa.Satu hal yang paling dikagumi dari komunitas reggae adalah kesederhanaan mereka dalam memandang hidup.Apa adanya-mungkin itulah satu kata yang cocok.
Waktu pun berlalu dengan cepatnya,tak terasa sudah menjelang akhir konser.Angin laut bertiup semilir ditemani alunan dari debur ombak.
Menjelang akhir dari konsernya,Tony Q melempar pick gitar yang terus menemaninya sepanjang konser itu.Dia melemparnya tak jauh dari arah Raffi,yang dengan segenap usahanya berusaha mendapatkan pick gitar itu.
“Dukkk…..”Terdengar suara mengaduh setelahnya.Rupanya kepala Raffi beradu dengan orang yang di belakangnya.Ia terlalu berusaha mendapatkan pick gitar itu sehingga kurang memperhatikan keadaan sekitarnya.Sambil memegang kepalanya Raffi yang merasa bersalah segera meminta maaf kepada orang itu.Rupanya yang ditabraknya itu seorang wanita,dia masih terduduk sambil terus memegang kepalanya yang masih kesakitan.
“Duh…maaf banget ya mbak,saya benar2 ga sengaja”ujar Raffi sembari berusaha menolong wanita itu berdiri.Wajah wanita itu belum terlalu terlihat karena suasana yang gelap,wanita itu juga mengenakan kupluk.
Barulah setelah wanita itu berdiri,Raffi segera mengenalinya.Tatapan mata itu,ya Raffi sangat mengenali tatapan mata itu.Tatapan mata yang selalu membuatnya terpesona,tatapan yang selalu dipikirknnya selama ini.Tatapan mata yang selama ini ia pikir takkan pernah dilihatnya lagi.
Sejenak jiwa Raffi seakan terbang dari sana.Pikirannya seakan tercekat untuk berkata.Perasaannya kini bercampur aduk,Raffi bingung bagaimana untuk menggambarkannya.
Wanita itu pun hanya terdiam.Sejenak mata mereka pun saling beradu pandang,seakan menyiratkan suatu kerinduan.
“Maaf..boleh tau nama kamu ga??”Kata2 itu meluncur begitu saja dari mulut Raffi
Wanita itu tetap terdiam.
“Maaf,boleh tau nama kamu ga??”Raffi mengulangi pertanyannya,ia seakan tak ingin membuang kesempatan yang sulit ditemuinya itu.
Tapi bukan sebuah jawaban yang ditemuinya,melainkan hanya sebuah senyum.Senyum yang membuat meleleh setiap mata yang melihatnya.Senyum yang membuat hati Raffi seakan berlari dari tempatnya.
Tak lama wanita itu pun membalas uluran tangan dari Raffi,Senyum masih terkulum dari bibirnya yang manis.
“Dita..namaku Anindita”ucap wanita itu diiringi dengan sebuah senyum dari Raffi.Sebuah senyum dengan sejuta makna.
Bersamaan dengan itu,Tony Q pun memainkan lagu terakhir pada konser itu.

Gw Fallin in love(2x)
Kaga tau dari mana judulnya
Tiba tiba Doi menarik perhatian
Simpatinya yang kaga ketulungan
Kita dibuatnya buat mabuk kepayang
Alamak..Dag Dig Dug(2x)
Jantung rasanya copot
Alamak..Dag Dig Dug(2x)
Gw musti pede
Gw Fallin in love(2x)
Gw bingung musti ngomong apa
Setiap ketemu Doi datang grogi gw
Mulut rasanya seperti tersumbat
Kata kata hilang semua
Alamak..Dag Dig Dug(2x)
Jantung rasanya copot
Alamak..Dag Dig Dug(2x)
Body gemeteran
Alamak..Dag Dig Dug(2x)
Gw musti pede
Gw Fallin in love (10x)

(Tony Q Rastafara - Gw Fallin in love)

Raffi mengakhiri konser itu dengan sebuah kebahagiaan dalam dirinya.Sebuah senyum selalu hadir di wajahnya.Senyum itu tak berjalan sendirian,kini sudah ada yang mendampingi senyum itu.
Bersama ia mengakhiri konser itu dengan menggenggam tangan Dita.Yang terjadi selanjutnya yah mungkin hanya sebuah lukisan perasaan dari diri mereka berdua.

Merah kuning hijau biru
Putih serta lainnya..
Berdamping dan lahirkan..Harmoni
Menyatu dalam bingkai
Ungkapan nurani menghadirkan kehinaan
Lukisankan jiwa kita takkan terpisah
Lukisan cinta harapan setiap insan
Damai dengan cinta damailah jiwa
Damai dengan cinta damailah kita

(Tony Q Rastafara - Lukisan cinta)

Thanks buat Tony Q Rastafara,Souljah dan Bob Marley untuk semua inspirasinya.

Menanti Pagi - Nandar Awaludin


0 komentar:

Posting Komentar