Selasa, 14 Februari 2012

Sepintas Angan Lalu


My Scuter Love

Rabu minggu kemarin saya berencana untuk menservis si Irenk (nama motor saya) di bengkel yang dianjurkan oleh seorang teman.
Pada hari itu saya juga berencana untuk pergi ke daerah Otista untuk membeli sebuah helm. Yah kalau anda sudah membaca cerita sebelum postingan ini pasti tau helm apa yang saya maksud.
Hemm..tapi sebelum saya melakukan kedua hal tersebut saya harus menjemput teman saya dulu, Iqbal. Tujuannya ya untuk menemani saya pada hari itu.
Iqbal adalah teman kuliah saya.
Kepribadiannya tuh unik,aneh dan keras kepala, tapi doi lebih terkenal karena sifat bawelnya. Kalau doi udah ngomong mirip banget kereta lokomotif yang ada di film Harry Potter, berisik dan kaga bisa berhenti.
Walau kadang suka nyebelin tapi entah kenapa saya selalu masuk sama ini orang. Mungkin karena saya orangnya cenderung pendiam jadi masuk aja kali ya sama sifat bawelnya.
Entahlah. . .
Yang jelas pada hari itu saya bangun agak siang,sekitar jam setengah sepuluh :P
Keterlaluan lo Ndar !!
Hehe..namanya juga PGJ (Pegawai Ga Jelas) jadi bangunnya juga ga jelas, belum lagi sekarang kuliah lagi liburan semester.
Yah makin ga jelas deh..haha
Ketika sudah memasuki jam setengah 1 siang barulah saya berangkat menuju ke tempat Iqbal.

Sesampainya disana saya langsung disambut oleh celotehan emaknya.
Iqbal sendiri saat itu baru selesai menyelesaikan sebuah pekerjaan di rumah saudaranya, saat itu doi lagi kerja serabutan bantu saudaranya ngebetulin rumah.
Saat saya sampai disana kebetulan ada sebuah telepon dari seseorang. Ternyata itu adalah teman kuliah saya yang lain yaitu Fatur.
Eniwei setelah dari sana kami pun berangkat ke tujuan pertama kami yaitu bengkel.
Bengkel tersebut terletak di daerah Jambul,cililitan.
Karena akan memakan waktu dalam perbaikan maka saya pun memutuskan untuk meninggalkan si Irenk di bengkel. Dan kami pun segera menuju ke tujuan kami berikutnya yaitu Otista.
Kami kesana menggunakan si Jagur (nama motornya Iqbal)
Eh tar dulu deh Ndar,kenapa motor aja pake dinamain seh??
Hahaha..ini kerjaannya si Iqbal, dialah yang menamakan hampir setiap motor yang dikenalnya. Karena motor saya keseluruhan warnanya adalah hitam maka dinamakan Irenk olehnya. Kalo si Jagur saya ga tau deh darimana asalnya.
Yang jelas dan pastinya adalah bahwa motor saya dan Iqbal tuh sama jenis yaitu Honda Revo. Dan lebih sialnya adalah saya memiliki kunci motor yang sama dengan Iqbal.
Jadi kunci motor saya bisa digunakan untuk menyalakan motor Iqbal dan begitu juga sebaliknya.
So sweet banget yah..cekacekacekaceka :P
Tapi hal ini juga pernah kami lakukan untuk saling mengisengi satu sama lain. Jadi kalo di kampus tiba tiba motor saya ga ada,pelakunya yah ga jauh dari si Iqbal.
Iqbal adalah vespaholic,kecintaannya kepada vespa bisa terlihat ketika sepanjang perjalanan doi selalu histeris sendirian ketika melihat motor vespa.
“Ndar liat tuh vespa, a****g banget kan modelnya!!”, “liat tuh Ndar,PTS tuh Ndar.. PTS” ujar dia tiap kali melihat vespa di jalan.

Belum lagi ketika kami sampai didaerah Otista yang terkenal akan penjualan sparepart dan perlengkapan motor.
“Nah disini neh Ndar gue biasa beli sparepart vespa sama Apong (nama dari teman Iqbal)”
Setelah wara wiri cari jalan puteran balik,kami pun mulai mencari toko yang mejual helm.
“Pokoknya cari toko yang gede,karena kemungkinan stoknya banyak dan harganya bisa agak murah” Ujar saya kepada Iqbal.
Toko pertama “Ah standar banget bal”
Toko kedua “Ah biasa banget bal”
Toko ketiga “Yah ini mah ada banyak dicondet”
Dan setelah itulah kami baru menyadari sudah tak ada toko lagi disana..haha
Akhirnya kami malah nyasar ke toko helm kecil Onion Emoticons
But walau pilihan helmnya terbatas Cuma terbatas di beberapa merk tertentu,saya senang karena helm yang saya sangat inginkan yaitu NHK “ready stok”.
Yang ga saya sangka adalah harganya mahal banget bo,helm NHK jenis predator putih idaman saya harganya Rp 275000..ckckck
Tapi saya ga keberatan,karena emang helm ini sedang sangat saya idam-idamkan. Apalagi kerusakan helm yang biasa saya pakai sehari hari yaitu INK hitam semakin parah.
Maklumlah sudah hampir 4 tahun helm itu saya miliki.
Setelah urusan dengan helm selesai kami pun segera beranjak dari sana. Di perjalanan Iqbal berpesan untuk berhenti di sebuah outlet vespa.
“Ndar,ntar setelah lampu merah mampir dulu ye di outlet vespa!!gue mao ngambil brosur neh Ndar” ujar dia berulang kali kepada saya. Saya seh cuma bisa mengiyakan aja.
Dan seperti biasa sepanjang perjalanan yang dibicarakan cuma vespa. Ketika sampai di tempat yang dituju Iqbal pun segera turun dari motor dan bergegas masuk ke dalam outlet.
Rupanya itu outlet vespa Piaggio.
Kebanyakan vespa yang dijual disana adalah vespa matic. Saat melihat salah satu vespa yang dipajang di luar gerai itu angan saya segera kembali ke masa lalu.
Tepatnya abad 500 sebelum masehi :P
Buka deng tapi tepat pada tahun 2007 yang lalu. Saat itu saya ingat pertama kalinya saya melihat vespa LX 150.

Itu adalah cinta pada pandangan pertama.
Saya benar benar jatuh cinta kepada motor ini begitu melihatnya.
Sayang harga Rp 26.000.000 yang ditawarkan terlalu rendah eh tinggi sekali buat saya. Jadi mau ga mau saya harus mengubur impian saya ini dalam dalam.
Hikzz..hikzzz..
But i’m still love vespa. Meskipun cinta saya ini masih seperti pungguk merindukan bulan tapi perasaan senang kepada kendaraan ini tak akan pernah pudar.
Be careful LX 150, if i’m gonna be a success person i will coming for your (scuter) love.
Dalam waktu yang ga terlalu lama Iqbal pun keluar dari outlet itu. Memang saat itu keperluannya cuma buat ngambil brosur doangan..haha
Begitu keluar dari sana doi langsung nyeletuk
“Ndar,mbak yang jaganya cakep banget Ndar”
Yah saya seh Cuma ketawa aja sembari berlalu dari sana. Kami pun segera menuju ke kantor salah satu teman kuliah kami yaitu Fauzy.

Sepintas angan lalu

Sesampainya di kantor Fauzy kami disambut oleh beberapa pendekar disana.
Pendekar apaan Ndar??
Itu sebutan Iqbal buat orang setengah mateng. Hemmm kalo ngomong kasarnya seh orang yang pikirannya agak ga waras.
yuph..dengan kata lain setengah gila MSN Onion Emoticon Set
Para pendekar disana tuh kalo sama orang yang baru dikenal terkadang suka sok akrab lalu minta dibelikan minuman geto..hihi
Beberapa saat kemudian Fauzy pun datang dari arah kantornya.
Tampangnya kusut mirip banget cucian yang belum disetrika selama setahun MSN Onion Emoticons
Hemm..Fauzy kemudian membicarakan sesuatu dengan saya dan Iqbal.
Inti pembicaraannya tentang obrolan Iqbal dan Fatur tadi siang. Yah singkat kata tentang beberapa kekecewaan kami bertiga terhadap beberapa panitia waktu jalan jalan kemarin.
Fauzy agak keberatan dengan Iqbal karena membicarakan hal itu secara terbuka dengan Fatur.
Yah intinya seh sore harinya kami berempat (saya,Fatur,Fauzy dan Iqbal) berjanji untuk bertemu di pinggir kali.
Dan permasalahan sudah clear juga pada hari itu juga.
Hemm..sedang asik asiknya ngobrol, Iqbal lalu mencolek saya dan berkata
“Tuh Ndar lihat” ujarnya seraya menunjuk ke arah jalan.
Sejurus kemudian saya melihat sebuah motor vespa PX 150. Motor lama yang terlihat sangat baru.
Modifannya terlihat sederhana tapi begitu enak buat dilihat.
Pemiliknya mengecat hitam vespa itu,lalu dibeberapa bagian vespa dia beri sedikit sentuhan chrome.
Simple but look deeply.
I’m very like with the modification. Tak lama setelah vespa itu berlalu dari hadapan kami Iqbal pun nyeletuk.
“A****g banget kan ndar modifannya”
Hahahaha..ngomong ngomong soal segala tingkah laku aneh Iqbal saat melihat vespa dan juga tentang PX 150, saya jadi terkenang akan sesuatu.
Saya jadi ingat sepintas angan lalu saya.
Dulu..dulu sekali, jauh di sebuah negeri antah berantah #eh
Sory sory jadi ngaco kan :P
Dulu,sewaktu saya masih ingusan dan menginjak bangku SMA (kurang kerjaan yah nginjek nginjek bangku) ada sebuah impian yang selalu ingin saya wujudkan.
Apaan tuh Ndar??
Saat anak anak lain bermimpi untuk menaiki Ninja 150 atau Honda CBR atau Honda Jazz. Saya memiliki keinginan untuk memiliki sebuah vespa..haha
Waktu itu saya sangat ingin punya PX 150.
Pict Random by Google

Yah walau terhitung antik tapi entah kenapa saya sangat ingin memilikinya. Di sekitar lingkungan saya banyak sekali yang memiliki vespa.
Malah bisa dibilang hampir setiap hari ada sebuah vespa ngejogrog (bahasa betawi untuk berdiri/diam) di rumah.
Biasanya seh jenis PTS 100 atau PX 150.
Pada saat itu ada seorang teman rumah saya juga yang bernama Rian (yang biasa dipanggil bhagol) yang memiliki keinginan yang sama dengan saya.
Saya dan Rian bhagol bermimpi untuk memiliki vespa sendiri dan kemudian memodifikasinya sedemikian rupa sehingga terlihat lebih rapi,mudah dibawa dan enak dilihat.
Kemudian bergabung dengan komunitas komunitas vespa di Jakarta lalu berkeliling kota sambil ditemani alunan lagu dari Naif yang berjudul Piknik 72..hahaha gokil

Sayang sebelum semua keinginan itu terwujud, pada tahun 2010 si Rian yang baru menginjak usia 20 tahun malah sudah menikah duluan. Meninggalkan saya sendiri dengan semua mimpi mimpi tergantung di kepala #Preetttt
Yah singkat cerita saya pun mengubur dalam dalam keinginan saya dan merasa cukuplah dengan si Irenk.
Nah pas ketemu si Iqbal inilah yang membangkitkan kembali gelora asmara saya terhadap motor vespa. Saya benar benar jadi inget angan saya yang dulu lagi.
Haduh puber kedua neh kayanya :P
Walau untuk kali ini target cinta saya agak beralih ke LX 150. Tapi cinta saya juga ga pudar buat si PX 150.Onion Icon
Saat ini saya mengalami apa yang dikatakan oleh CherryBelle yaitu “DILEMA”..hahaha
Dan ketika pulang pada malam harinya saya kembali menemui kenyataan yang entah bisa dibilang manis atau pahit.
Di seberang rumah saya terdapat sebuah outlet motor baru. Bukan motor sembarang motor karena motor yang dijual disana adalah apa yang kini sedang sangat saya idam idamkan.
Yuph..di seberang jalan rumah saya terdapat outlet baru motor vespa Piaggio.
Damn x 100000000 Onion Emoticon Set
Heehhh...cakwe dwehh ngeliat si LX 150 dipajang di depan congor dan belum punya daya dan upaya buat memilikinya..hikz
Yah sudahlah sebelum merasa tambah terpuruk dan merasa tua karena postingan ini,sebaiknya saya akhiri saja kisah singkat dari kerajaan garing hari ini.
Selamat pagi buat para Crunchers sedunia.
Hello Jakarta hello Bekasi hello Padang hello Surabaya hello BBanjarmasin hello Medan hello Surakarta hello Makassar hello Yogyakarta hello Malang hello Taiwan hello Mountain view and hello all the people around the world who transit for see my blog.
Selamat pagi dunia, have a nice day yo semuanya ^_^

Kramat Jati 14 Februari 2012

2 komentar:

  1. ih, ka, itu temenmu sama banget sama aku tentang vespa. bedanya aku cuma koleksi miniaturnya, dan belum tau banyak tentang vespa. minta beli yang asli gak di bolehin hahaha #masalahnya gak bisa bawa motor juga#

    BalasHapus
  2. ila : hemm..mang ila suka vespa jg??
    yah kok cm miniaturnya seh..hehe
    ckckck..yaudah besok privat naek motor deh sama kakak yah..:P
    btw kenapa bisa suka vespa ila????

    BalasHapus