Minggu, 12 Februari 2012

Harta Kirun eh Karun


The treasure in the market

Bulan ini saya lagi sedang banyak-banyaknya keinginan.
Pengen ini pengen itu, ingin begini ingin begitu..lalala aku sayang sekali doraemon #ehh
Hemm..keinginan saya itu berupa beberapa barang. Saya lagi pengen punya sepatu,helm,jaket,baju,jam,dan motor baru.
Okelah tapi kalau untuk motor emang agak berat..haha
Dan semua benda itu memiliki satu kesamaan.
Apaan tuh ndar??
Semua benda itu haruslah berwarna putih.
Ahhh..I love White
Ibarat orang hamil, saat ini saya benar benar lagi ngidam sama segala sesuatu yang berwarna putih. Cuma mungkin perbedaannya perut saya ga melendung membesar..:P
Minggu ini beberapa hal dari keinginan saya itu terkabul, saya mendapatkan helm,jaket dan sepatu baru.Onion Icons
Untuk jaket dan sepatu semua itu sebenarnya terjadi diluar kemauan saya.
Jadi begini ceritanya..jeng jeng jeng

Minggu ini setelah servis si Irenk (nama motor saya) dan beli helm putih NHK yang sudah saya idam idamkan sejak lama, teman kuliah saya Iqbal mengajak saya untuk hunting harta karun di pasar Senen.
Nyari Harta karun kok di pasar Ndar???
Yee..jangan salah persepsi dulu, harta karun yang dimaksud disini bukan harta sesungguhnya (semisal emas atau intan berlian) tapi dalam hal ini berupa barang barang.
Seperti yang sudah banyak diketahui Pasar Senen adalah pusat perdagangan barang barang grosir. Segala barang banyak terdapat disana dan tentunya dengan harga yang buat lega kantong.
Pasar senen juga dikenal sebagai pasar sisa barang ekspor. Dalam bahasa kasarnya pasar barang barang bekas dari luar negeri.
Nah barang barang sisa ekspor inilah yang oleh sebagian orang disebut sebagai harta karun. Butuh keahlian dan ketelitian dalam memilih barang barang tertentu.
Karena memang ada beberapa barang yang meskipun barang bekas tapi memiliki harga jual yang tinggi.
Percayalah banyak juga dari kaskuser (pengguna kaskus) yang mencari barang jualannya disini. Salah satunya adalah teman dari teman saya.
Saat itu dia membeli sebuah jaket,baju bola dan sebuah sepatu. Bukan barang biasa karena semuanya adalah barang bermerek.
Dan benar saja setelah dijual via online (kebetulan doi adalah kaskuser) harganya menjadi 3x lipatnya.
Jaket yang Cuma dibeli ga lebih dari Rp 50.000 malah berubah harga menjadi Rp.500.000 MSN Onion Emoticon
Hebat kan naluri bisnisnya..haha
Yah saya seh ga berminat jadi seperti itu. saya datang kesana Cuma untuk mengobati rasa penasaran saya.
Penasaran??
Yuph..saya sudah lama mau main kesana tapi ga pernah kesampaian, benar benar baru tersampaikan minggu ini.
Dan ketika sampai kesana saya barulah tau kalo bentuknya memang seperti pasar #Gubraakkk :P
Kamis kemarin sebenarnya saya mau ke Tampur (Taman Puring) untuk mencari sepatu yang sedang sangat saya inginkan (converse putih..haha). Tapi entah kenapa dorongan untuk pergi ke pasar Senen jauh lebih kuat.
Lebih kuat dari dorongan kebelet buang air #Loh :P
Setelah urusan nganterin Iqbal ke daerah Menteng kelar saya pun memintanya untuk pergi ke Pasar senen.
Yah alasan saya logis saja saat itu, karena Pasar Senen jaraknya jauh lebih dekat daripada Tampur.
Kan ga lucu dari Tampur lalu balik lagi ke Senen..cekacekaceka pegel pegelin pantat aja.
Sesampainya disana Iqbal udah kaya orang kalap nyari barang buruannya. Saat itu doi fokus buat cari jaket yang sangat diinginkannya.
Karena doi suka vespa jadi barang yang dicari ga jauh dari deh dari hal hal berbau vespa. Buat anak Vespa pasti tau dengan yang namanya jaket merk Harington. Kata si Iqbal ini adalah salah satu aksesoris paling dicari sama anak vespa.MSN Onion Emoticons
Terutama jaket Harington yang berasal dari negerinya Ratu Elisabeth (England).
Buat yang mengerti pasti jaket itu akan dibayar dengan harga berapapun.
Jujur aja awalnya saya ga terlalu tertarik sama barang barang yang ada disana. Saya cuma senang melihat lihat aja kala itu karena saat itu benar benar banyak banget yang bisa dilihat.
Dari jaket,sweater,baju partai,baju bola,perlengkapan tentara,tas,sepatu,topi,jas,jeans,hotpants,sampai daster juga ada yang jualan..hahaha
Pada awal pencarian kami langsung menemukan beberapa benda yang disukai.
Saat itu Iqbal langsung naksir sama abang pedagangnya eh sama sebuah jaket merk Nike. Jaketnya berwarna merah dan kondisinya masih bagus pula. Saking merahnya warna jaket itu sehingga saya begitu yakin banteng akan langsung menyeruduk Iqbal jika mengenakan jaket itu..:P
Sedang mata saya langsung tertarik sama sweater buntung berwarna putih.
Jaketnya seh biasa aja,cuma saya benar benar senang aja melihatnya.
Eniwei banyak beragam jaket dan sweater disana.
Mulai dari merk terkenal sampai merk abal abal.
Pernah denger ga ada merk “Grakiri” atau “Himitsu”??
Hemm..saat melihatnya yang terngiang di kepala saya seh cuma satu
“Ini pasti jaket bekas pekerja pabrik di Jepang..haha”
Karena perjalanan baru dimulai,kami tak langsung membeli kedua jaket itu tapi meninggalkannya dulu disana.
Perjalanan pun kami lanjutkan ke toko disebelahnya. Saat itu saya melihat toko sepatu.
Corak sepatu yang dijual seh bagus bagus Cuma bahannya itu yang membuat saya berpikir 2x ketika ingin membelinya.
Tipis banget gan!!
Perjalanan pun berlanjut ke toko toko yang lain.
Iqbal bener bener kaya orang kesurupan ketika mencari buruannya Onion Emoticon Set
Nafas memburu,nafsu meninggi,sampai sampai jutaan orang hampir ditabrak olehnya (lebay.com). Dan ketika sampai di sebuah toko Iqbal akhirnya menemukan apa yang dicarinya,jaket Harington. Tapi berhubung harga yang ditawarkan terlalu mahal,akhirnya kami mundur sejenak dan jalan jalan lagi.
Karena capek melihat-lihat akhirnya Iqbal dan saya memutuskan untuk kembali ke toko pertama untuk membeli jaket merah dan sweater putih.
Harga awalnya Rp 25000 tapi karena (sedikit) kegigihan kami akhirnya kami mendapatkan kedua barang itu dengan harga Rp 20000.
Setelah urusan di sana selesai,dengan diiringi alunan musik orang medan kami pun melanjutkan perjalanan (ga jelas) kami.
Saat itu perhatian saya tertuju kepada sebuah toko yang menjual baju baju bola.
Saat sedang asik asiknya melihat disana saya melihat sebuah barang yang membuat saya langsung menginginkannya.
Saya melihat sweater merk Vans berwarna putih.
Kondisi barang mulus,Cuma pada bagian resletingnya ada yang rusak. Entah kenapa batin saya (caelah) begitu menginginkannya.
Mungkin bisa dibilang itu adalah Love Onion Icons at the first Sight #Gubrakk..ahahaha
 Yah setelah terjadi pergumulan panjang dengan sang penjual akhirnya saya mendapatkan jaket itu.
Harganya gimana Ndar??
Intinya seh si penjual kampret (ups) itu buka harga sampai Rp 200.000, yah saya seh dengan gilanya langsung aja tembak harga.
“Ahh..40 ribu baru gue mau neh bang” Ujar saya saat itu.
Kontan mata abangnya melotot,mulutnya komat kamit,kupingnya memerah bukan karena ga percaya tapi karena abangnya sedang menahan mules saat itu..:P
Bercanda deng!!
Saat negosiasi saya rasa buntu,saya pun pura pura berjalan menjauh seakan ga menginginkan jaket itu.
Yuph..ini adalah salah satu strategi untuk menaklukkan pedagang..haha
Dan benar saja pada akhirnya saya dapat juga jaket itu,walau harganya jadi Rp 50000 but saya merasa puaslah.
Setelah dari tukang jaket itu saya dan Iqbal pun berkeliling lagi, pada awalnya tujuan kami kembali ke pedagang jaket gebetan Iqbal.
Itu loh yang jualan jaket Harington.
Akan tetapi selagi Iqbal merasa bimbang dengan perasaannya (maklum duit di dompetnya pas-pasan), mata saya tiba tiba melihat toko sepatu.
Letaknya tak jauh dari tempat penjual kampret tadi :P
Segera saja kami menuju kesana.
Entah karena feeling atau apa tapi di toko itu saya mendapatkan sesuatu yang saya ga sangka sangka.
Saat celingak celinguk ga karuan di toko itu saya melihat sesuatu yang tergantung dan berwarna putih.
Buat yang menjawab itu adalah kuntilanak maka anda salah besar (lagian rajin amat kuntilanak gelantungan di atas toko..hahaha)
Itu tentu saja sebuah sepatu,merk sepatu itu adalah Lacoste.
Dengan warna putih yang membaluti tiap bagian pada sepatu itu dan sebuah gambar buaya hijau kecil di tengah tengah sepatu.
Beuhhh...gue banget neh sepatu!!
Putih dan buaya adalah paduan sempurna seorang Presiden #GaNyambung.com :P
Yah intinya seh saya langsung jatuh cinta aja neh sama ini sepatu, tanpa saya sadari saya sudah terbuai untuk memilikinya.
Kondisi sepatunya 90% masih mulus, bener bener ga ada cacatnya.
Hemm..entah apa yang menarik tapi sepatu itu segera merenggut sisi sisi dari kemanusiaan saya.
Okeh..kayanya mulai terlalu lebay deh..haha
Begitu saya tanya harganya si abang penjual langsung bilang Rp 190000.
Gila!!!
Belum kelar urusan sama si Lacoste putih saya melihat sebuah sepatu Quiksilver dengan motif (norak) kotak kotak merah hitam.
Entah perasaan apa yang sedang menggerayangi saya sehingga saya begitu bernafsu juga mendapatkan sepatu itu.
Untuk si Quiksilver si penjual mematoknya dengan harga Rp 210000.
Maka kalau di total kedua sepatu itu harganya Rp 400000 
Huaaaaaaaaaaaaa................Onion Emoticon Set
Nah seperti yang saya bilang di atas entah perasaan apa yang sedang menggelayuti perasaan saya sehingga sangat menginginkan kedua sepatu itu.
Langsung aja saya tawar setengah harganya,si abangnya malah mencla mencle ga karuan.
“Tambahin sedikit lagi deh” ujar dia tiap kali keberatan dengan harga yang saya tawarkan.
Jujur aja,disinilah letak kesalahan saya.
Saya tak sabaran dan langsung mematok harga kedua sepatu itu langsung. Padahal kalau mau MSN Onion Icon sabar,saya yakin seyakin-yakinnya pasti saya akan dapatkan kedua sepatu itu jauh lebih murah.
Setelah negosiasi alot, disertai perang berdarah dengan penjualnya saya pun mendapatkan kedua sepatu dengan harga Rp 225000.
Haduh haduh mahalnya -___-zzzzz
Belum lagi saya ga tau apa apa tentang merk Lacoste.
Fiuuhhhh......dasar penawar gagal :P
Hemm..setelah say goodbye kepada pedagangnya kami pun melanjutkan petulangan kami hari itu.
Tadinya kami ingin kembali ke penjual jaket Harington. Tapi itu semua ternoda eh tertunda ketika saya menyadari bahwa uang di dompet saya sudah habis.
Mang apa hubungannya Ndar??bukannya yang mau beli si Iqbal??
Iya,yang mau beli emang si Iqbal tapi pas saat terakhir si Iqbal ngomong dengan lemesnya ke saya.
“Yah,gue baru mau buka tabungan (minjem duit) sama lo nge” Ujar dia dengan muka dibuat buat sedih Onion Emoticons
Singkat cerita kisah kami pun berakhir hari itu.
Ketika saya sampai di rumah,ada seorang saudara saya yang melihat sepatu Quiksilver yang baru saya beli, dia pun mencoba membujuk rayu saya untuk memilikinya.
Awalnya mau gratis (kebiasaan) lama lama akhirnya dia buka harga juga. Dia membuka harga dari 150 ribu hingga 200 ribu.
Saya masih menolaknya dengan sebuah alasan sederhana
“Tar dulu, gue aja belum ngerasain jalan pake ini sepatu”
Yang kedua dan baru kepikiran tadi malam,saya kepikiran untuk mencari di mbah google tentang sepatu merk Lacoste.
Dan saya agak terkejut karena sepatu yang saya beli kisarannya masih Rp 350000-450000.
Wooww...jadi minat buat dagang neh..haha :P
Terus apa yang terjadi dengan Iqbal dan Jaket impiannya Ndar
Tenang,keesokan harinya ada sebuah telepon dari Iqbal yang menanyakan arah dari sebuah toko.
Rupanya saat itu karena didorong oleh rasa penasaran doi kembali lagi ke pasar Senen.
Tapi parahnya seh (tapi sebenarnya udah pribadinya Iqbal banget) dia lupa sama letak tokonya..haha
Iqbal..Iqbal.. ampun deh!!

Yowes..
ke pasar senen membeli sepatu
ada pedagang bilang I love you
makasih banyak buat perhatianmu
saya ucapkan banyak thankyu

Have a nice weekend Crunchers, salam kriuk kriuk selalu ^_^
Onion Emoticons  Onion Emoticons  Onion Emoticons  Onion Emoticons  Onion Emoticons  Onion Emoticons  Onion Emoticons

Kramat Jati 12 Februari 2012

0 komentar:

Posting Komentar