Senin, 11 Juli 2011

KOLAM SUSU


Bukan lautan hanya kolam susu
Kail dan jala cukup menghidupimu
Tiada hujan tiada badai kau temui
Ikan dan udang menghampiri dirimu(2x)
Orang bilang tanah kita tanah surga
Tongkat kayu dan batu jadi tanaman(2x)
(KOES PLUS – KOLAM SUSU)



Pasti tahu kan dengan lagu di atas??yah walau mungkin pernah sekedar mendengar atau mungkin sekedar tahu aja.
Sebuah lagu dari band legendaris Indonesia yang menyiratkan harapan hidup yang tinggi di bumi kita ini.
Sebuah lagu yang menyiratkan betapa hebat dan kayanya Negeri yang kita tinggali ini.
Loh kok hebat??

Iyalah hebat,cukup dengan kail dan jala aja kita bisa bertahan hidup di negeri ini.
Yah walau kata-kata itu hanya sekedar kiasan dan hanya bermaksud menggambarkan betapa besar kekayaan di Negara ini.
Tapi jujur aja,gw malah sedih kalo mendengarnya.
Loh,kenapa dar??
Yah kalo melihat kenyataan yang terjadi sebenarnya di negara ini,hati siapa seh yang ga bakal sedih.
Negara kaya tetapi masih ada yang makan tiwul (singkong yg dijemur kering dan ditumbuk halus),Negara yang indah tetapi masalah sampah merajalela,Negara yang penuh sumber daya alam tetapi tak bisa dinikmati penghuninya.
Apalagi belakangan Negara kita sering banget dilanda oleh bencana.
Emang seh itu sudah kehendak yang kuasa dan itu semua memang sudah takdir dan garis jalannya.
Tapi yang sangat gw kecewakan adalah respon dari para pemimpin kita sendiri,mereka cenderung lambat dalam membuat keputusan.
Sekalipun diputuskan,itu juga terkadang mereka harus meminta imbalan sesuatu.Yah kaya kejadian gunung Merapi aja dimana para (ngakunya seh)Donatur berlomba lomba buat memasang wajah mereka disana.
Dan yang lebih parah sebenarnya adalah nasib pengungsi itu sendiri pasca bencana??liat aja pengungsi merapi yang hingga kini masih mempertanyakan nasibnya.
Tapi kalo dirunut lagi,Negara kita emang terhitung pecundang seh dalam ngurusin pengungsi??
Coba aja tengok nasib para pengungsi eks warga Timor timur??sudah lama menjadi pengungsi tapi belum ada penyelesaian akan nasib mereka sendiri.Sampai dibuat filmnya kan??
itu loh TANAH AIR BETA.
Hahhh..bukan berarti gw mengutuk bencana,karena biar bagaimanapun semua yang terjadi di dunia ini memang sudah garis jalannya!!Garis takdir dari Tuhan YME.
Lagipula bukankah dari bencana kita bisa tahu dan jadi belajar.
Yah sekedar mengetahui dan belajar bagaimana cara menghargai bumi yang kita pijak ini.

-_-

Anyway gw pernah baca sebuah cerita??
Ceritanya seh simple dan menggelitik hati gw banget.Gw lupa apa judulnya tapi ceritanya tuh tentang 1 malaikat yang bertanya kepada Tuhannya.
Inti dari ceritanya seh jadi sang malaikat ini bertanya tentang bumi.Hingga pada waktunya sang malaikat bertanya tentang Negara kita ini.
Dia heran kenapa Negara kita tak berbeda jauh dengan surga.Kenapa Negara kita dianugerahi begitu banyak kekayaan dan keindahan yang hidup di dalamnya.
Sang Malaikat hanya bingung kenapa Tuhan bisa begitu baik terhadap Negara kita ini,lalu Tuhan hanya menjawab singkat.
“Tunggu sampai kau lihat kepemimpinan dari Negara itu”
Sang malaikat hanya bisa mengernyitkan dahinya kebingungan,tapi seiring waktu yang berjalan akhirnya sang malaikat tahu maksud dari Tuhannya.
Gw selalu tersenyum miris jika baca ceritanya.Gimana ga??apa seh yang kurang dari Negara kita ini.
Hasil bumi??
Kita harus selalu bersyukur bahwa Tuhan memberikan keadaan tanah yang sangat baik buat Negara ini.Sehingga tak akan terlalu sulit buat memperoleh hasil bumi itu sendiri.
Barang tambang??
Ahhh..kayanya di pelajaran sekolah juga dah pernah diberi tahu,semua komoditas barang tambang ada di Negara ini.
Atau mungkin Budaya??
Hemmm...rasanya juga ga mungkin,kenapa??kayanya Negara kita terlalu kaya budaya dan keberagaman sehingga tak mungkin kekurangan.Malah Negara lain yang (kurang) budayanya dengan seenaknya mengambil seni budaya kita.
Terus apa kekurangannya??bukankah kita sudah memiliki segalanya untuk menjadi sebuah Negara yang hebat.
Ahhh..mungkin seperti kata Tuhan,kepemimpinanlah yang membuat segalanya jadi carut marut di Negara ini.

-__-

Para pemimpin di Negara ini terlalu sibuk mengurusi diri sendiri,keluarga juga kepentingannya.Mereka seakan menutup mata dengan keadaan masyarakat yang sebenarnya dan selalu mengatakan dengan segala jurus (kebohongannya) bahwa Negara kita sudah berkembang dan kemiskinan sudah jauh berkurang.
Mereka baru akan membuka mata jika beritanya sudah masuk Televisi.Yah taruhlah seperti kasus Prita,Sinar,atau Bilqis yang mana Pemerintah kita baru memberi bantuan ketika beritanya sudah diekspos media.
THATS FACT !!
Mereka juga baru akan berhenti mengeluarkan jurusnya ketika ada yang menegur kebohongan mereka??
Yahh taruhlah seperti pendirian deklarasi anti bohong yang digagas para pemuka agama dimana Pemerintah kita langsung kebakaran jenggot begitu mendengarnya.
THATS RIGHT !!
Para pemimpin kita sekarang seperti melupakan fondasi awal dari ucapan mereka sebelum terpilih dulu??yuph..mereka seperti melupakan ucapan dan keinginan mereka yang katanya ingin mensejahterakan rakyat,mereka seperti melupakan keinginannya untuk memajukan bangsa ini.
Malah yang lebih banyak terlihat dari para pemimpin kita adalah sebuah dendam??sebuah dendam karena mengeluarkan banyak modal pas pemilihan umum.
Yuph ga bisa diingkari juga bahwa untuk jadi seorang pemimpin di Negara ini perlu keluar modal banyak.
Yah makanya juga para Pemimpin di Negara ini lebih banyak lahir dari orang-orang yang telah mapan keberadaannya.
Jangan heran setelah mereka naik jabatan yang dipikirkan hanya cara agar balik modal.Segala jurus mereka lancarkan mulai dari meminta kenaikan gaji,mobil baru bahkan yang terakhir yaitu gedung baru.
Apa itu salah??
Ga kok,ga salah sama sekali ASAL keadaan rakyatnya memang sudah jauh lebih baik.Rakyat kita sebenarnya ga menuntut banyak asal bisa hidup tenang dan mencari nafkah dengan mudah,itu sebenarnya sudah cukup buat mereka.
Tidak seperti sekarang??
Masih ada masyarakat yang tak mempunyai jaminan makan di esok hari,masih ada masyarakat yang tak mempunyai jaminan untuk mendapat pendidikan yang layak hingga hari ini,masih ada masyarakat yang tak bisa merasakan fasilitas Rumah Sakit karena tingginya biaya(bahkan sampai timbul doktrin “Orang miskin dilarang sakit”),bahkan masih ada masyarakat yang masih tak mengerti bahasa Indonesia itu sendiri??kebanyakan seh dari suku pedalaman di daerah-daerah yang memang belum terlalu tersentuh sama yang namanya Sekolah.
Lalu buat apa Undang-Undang diciptakan kalau untuk dilupakan??
Atau memang Undang Undang itu diciptakan hanya untuk menghasilkan uang.
Untuk apa ada Pancasila kalau memang hanya untuk ditinggalkan??
Atau memang Pancasila ada hanya sebagai pemanis adanya.
Entahlah!!!
-___-

Lalu apa seh yang sebenarnya salah dengan Negara kita ini??
Kenapa kok kayanya orang miskin malah tambah banyak yah??kenapa kok kayanya nyari kerjaan aja susah banget??kenapa negara Maritim seperti kita tapi kok nelayannya bisa pada miskin-miskin??kenapa negara agraris seperti Negara ini tapi kok masih harus mengimpor beras dari Negara lain??Kenapa kok kayanya Korupsi semakin meraja saja di Negara ini??
Kenapa untuk bersekolah di negara ini ibarat sebuah kemustahilan bagi sebagian penduduknya??kenapa Negara lain dengan mudah merendahkan Negara kita ini??kenapa masih saja ada sekat di antara golongan masyarakat itu sendiri??kenapa sepertinya antar agama seperti ada fragmen yang masih jadi pemisah??kenapa hukum di Negara ini lebih membela orang yang memiliki kekuasaan dan kekayaan??kenapa di Negara ini masih saja ada yang ingin memerdekakan dirinya dan berpisah dari kesatuan Negara ini??Kenapa para pemimpin Negara ini hanya mementingkan diri sendiri,kelompok atau golongannya??
KENAPA dan akan selalu KENAPA??
Mungkin hal ini akan terus kita pertanyakan dalam hidup kita.
Yuph..mungkin sepanjang umur yang kita jalani??
Terus siapa yang harus dipersalahkan??
Banyak hal untuk dipersalahkan tapi kalau menurut gw ga ada yang patut untuk benar benar dipersalahkan.
Loh kok geto dar??
Yuph karena apa yang terjadi di Negara ini sebenarnya berasal dari ketidakpedulian kita sendiri.Itu semua berawal ketika diri kita mulai membiasakan dengan apa yang terjadi.
Mungkin ada sebagian besar dari kita yang tak mau tahu dan tak mau peduli!!yah terlebih lagi golongan muda jaman sekarang.
Mereka Seperti mengatakan “bodo amat” terhadap Negara ini.
Gw juga dulu termasuk salah satu yang melakukan itu,gw akan selalu mengatakan persetan dengan segala urusan politik dan Negara.
Tapi akan ada suatu saat dalam hidup ketika lo ga bisa menghindarinya lagi,karena hal ini memang ga akan bisa dihindari.
Ada suatu waktu dalam hidup ketika lo merenungi semua yang terjadi di Negara ini.
Sesekali tengoklah sekitarmu kawan,jangan selalu melihat dirimu sendiri.
Berikanlah 1 hari dalam hidupmu untuk merenungi keadaan Negara ini.Karena jika masyarakat mulai melupakan Negara dan tujuan awal didirikannya sebuah Negara??Percayalah,hanya kehancuran yang akan menanti Negara itu sendiri.
Berikanlah sedikit perhatianmu,walau sedikit mungkin itu bisa mengubah Negara ini.
Jangan selalu menyalahkan apa yang sedang terjadi,Pelajari dan Renungkanlah akan jauh lebih bermanfaat ketimbang menyalahkan.
Semoga kelak,cita cita yang didendangkan oleh grup band KOES PLUS lewat lagu “kolam susu” akan tercapai.
Mudah kok ??
Belajarlah peduli terhadap Negaramu..:)


KATA UNTUK DUNIA - NANDAR AWALUDIN

Crunchy : Gw punya cita cita konyol,jadi gw ingin 1 hari di Negara ini untuk diadakan “MALAM RENUNGAN NASIONAL”??
Yah sekedar merenungi apa saja yang sudah terjadi di Negara ini,apa aja yang mulai terkikis dari diri kita sebagai warga Negaranya.
Setidaknya menunjukkan sedikit kepedulian bukan terhadap Negara kita ini ^^
Tapi sekali lagi,ini hanyalah sebuah impian konyol??
Tapi gw akan tetap mempertahankannya sebagai sebuah harapan,yah sapa tahu Tuhan memberikan jalannya untuk mengabulkan cita cita ini..hehe

0 komentar:

Posting Komentar