Rabu, 03 April 2013

Penikmat Alam ??



Berikut adalah sebuah pandangan singkat kami terhadap identitas yang melekat.

Well sudah banyak kontroversi antara pecinta alam dan penikmat alam. Sekilas terlihat sebagai sesuatu yang bertolak belakang dikarenakan “mereka” sudah terbiasa dengan suatu paradigma kata ataupun hanya mengikuti apa yang sudah dibuat oleh para pendaki seniornya tanpa mencari/memaknai suatu esensi.


Pecinta alam bukan berarti pendaki gunung,akan tetapi pendaki gunung sudah pasti berkewajiban mencintai alamnya.
Contoh kecil mentaati dan mematuhi peraturan dan tata tertib yang berlaku selama melaksanakan pendakian. Hal kecil tersebut sudah termasuk kedalam menjaga kelestarian alam.
Penikmat alam bukan hanya menikmati alam tanpa mengerti arti dari kata “menikmati alam” itu seperti apa. Tujuan terbesar para pendaki gunung adalah mereka bisa menikmati alam yang sesungguhnya dengan cara mereka masing masing,oleh karena itu kenikmatan hanya bisa kita capai/wujudkan apabila seorang pendaki gunung dapat menjaga kelestarian alamnya.
Apakah mungkin seorang pendaki gunung dapat menikmati alamnya jika alamnya sudah dipenuhi dengan sampah??
Jawabannya tentu tidak.
Itulah mengapa kita sebagai penikmat alam mengertiapa yang harus dilakukan dalam memperoleh tujuan seorang pendaki gunung.


Gambaran diatas adalah sebuah contoh kecil bagi kami dalam memahami suatu esensi “Menikmati Alam”.

Kampung Gedong 13 Juli 2012 oleh Hanura Hartopo

0 komentar:

Posting Komentar