Minggu, 08 Juli 2012

Dalam Secarik Rindu


Aku sedang mengingatmu
Tak tahu mengapa tapi aku memang sedang merindukanmu. Sekedar berbagi kata dalam pesan singkat atau bercuap cuap menghabiskan waktu.

Ada banyak hal yang ingin kuceritakan padamu
Tentang sahabat sahabat baru yang kutemui,tentang seorang gadis yang kini mengusik pikiranku,tentang pekerjaan pekerjaan yang telah kujalani.

Kau tahu,aku merindukan saat tertawamu. Suara tawamu begitu lembut. Dan setiap kali kau tertawa kau selalu mendekap suara tawa itu dengan tanganmu.

Kau tahu,aku merindukan candaan darimu. Candamu terkadang sulit untuk kumengerti. Tapi aku selalu tersenyum sendiri saat kau akhirnya menyerah dan malu sendiri karena candaanmu yang tak membuatku tertawa.


Apa kau masih mengingatnya walau kini telah berada jauh disana??

Aku masih mengingatnya sebanyak aku mengenalmu.
Kau tahu,aku merindukan untaian kata semangat darimu. Saat aku kehilangan arah kau selalu ada mendorong semangatku.
Kau selalu ada menyediakan bahu untukku bersandar.

Aku masih mengenangnya sebanyak aku menyayangimu.
Kau tahu,aku merindukan menghabiskan waktu denganmu. Sekedar bermain tanpa tujuan atau melamun tak tentu arah.
Kau selalu ada menemani setiap langkahku.

Apa kau masih mengingatnya walau kini telah berbeda dunia??

Dewi. . .
Maafkanlah karena baru sempat menengokmu. Butuh waktu bagiku untuk menerima kehilanganmu.
Aku tak mau kau bersedih karena melihat luka akibat kepergianmu.

Ini Dewi,aku bawakan bunga anggrek warna biru kesukaanmu.
Aku titipkan secarik rindu disana. Aku harap kau rasakan kerinduan yang ada didalamnya. Aku tahu kau pasti merasakannya.


Dewi. . .
Suatu saat kita akan bertemu lagi. Nanti. Aku masih ingin menjalani hidup ini langkah demi langkah. Doakanlah agar aku bisa menjalaninya dengan baik.
Suatu saat kita pasti bertemu lagi. Pasti. Dan akan kuceritakan segala sesuatu yang telah terjadi dalam hidupku.
Dengan sebuah senyum,hanya untukmu.
Dewi. . .

Kramat Jati 8 Juli 2012

2 komentar: