Sabtu, 07 Juli 2012

Miss Niken



Masa sekolah adalah masa yang tak terlupakan.

Menyenangkan dan banyak kisah yang pernah terjadi. Sahabat,guru,penjaga kantin,tukang dagang bahkan dengan seorang penjaga sekolah.
Saat itu saya pernah jatuh cinta dengan penjaga sekolah #Gubrakkk
Bhahahaha…masa jeruk makan jeruk

Ahh..a lot of thing that I miss on that time.

Well untuk kali ini saya akan menceritakan masa masa SMA (Sekolah Menengah Atas) saya di SMA terelit di bekasi (pinggiran) yaitu HUTAMA. Saya akan menceritakan tentang seorang Guru saya yang bernama Ibu Niken Suskandari. Oleh murid muridnya ia biasa dipanggil dengan panggilan Miss Niken.

Miss Niken mengajar pelajaran bahasa Inggris di sekolah kami. Beliau adalah pribadi yang baik,murah senyum,gemar bercanda dan juga mudah bergaul.
Tapi yang paling saya kenang dari beliau adalah cerewetnya..hahaha ^^v
Ga kehitung deh berapa kali saya kena ocehan dari beliau gara gara melupakan tugas.

By the way kenapa saya menceritakan beliau??
Well jawabannya selalu membuat saya tertawa jika mengingatnya. Saat itu kami pernah digosipkan saling menyukai satu sama lain.
Yuph jatuh cinta antara murid dan guru..bhahahaha

-__-

Semua bermula sejak kelas 2 SMA.
Saat itu saya duduk di kelas 2 IPA I.  Sebuah kelas yang hingga kini saya tak mengerti kenapa saya bisa berada didalamnya 
Eh tapi jujur (tuh kan malah curcol). Hampir semua guru yang mengenal saya ga percaya bahwa saya bisa berada di kelas tersebut.
Bahkan Bu Rikemah (Guru Biologi saya waktu kelas I) dengan sopannya berkata
“Loh nandar,kamu kok di IPA”
Hahahahasem ! ! ! ! ! !

Okey kembali ke topik awal.
Hemm..di kelas 2 inilah saya bertemu dan mulai diajar oleh Miss Niken. Sebelumnya di kelas I saya diajar oleh kepala suku dari pedalaman Maluku,yaitu Mr Abbas.
Yah namanya kepala suku,kalo datang buat ngajar cuma ngasih sedikit petuah dilanjut tugas lalu pergi begitu aja.
Edan ! ! !
But itulah Mr Abbas,dibalik segala kegalakan dan keanehannya beliau adalah salah satu orang baik yang pernah saya kenal.
Playboy pula hehehe (damai Mr :P)

Hemm jujur ketika pertama kali melihat wajah Miss Niken tuh kesan pertama yang terlihat adalah bahwa orangnya tuh pasti galak,bawel dan ngajar bahasa Inggrisnya pasti ngebosenin.
But yang selanjutnya berjalan adalah kebalikannya. Miss Niken adalah seorang guru yang bisa diajak untuk berbagi cerita.
Saya yang lumayan jago dalam pelajaran bahasa Inggris tentu saja menjadi salah satu objek sasaran. Apalagi tampang saya lumayan rupawan (Uekkkkk),jadi habislah menjadi bahan cengan olehnya.
Saya Cuma tertawa sendiri manakala mengingatnya.
Candaan Miss Niken,dibantu oleh beberapa teman teman sekelas.
Hadehhhhh. . . . .bener bener ga bisa ngomong deh kalau sampai dicengin mereka.
Yah waktu itu saya juga ga terlalu banyak melawan dan menahan malu saja Onion Head Emoticons 34
Well saya ga tau pastinya kapan benih benih gosip itu berkembang,tapi sepertinya fans fans saya ga terlalu terima saya dekat dengan seorang Miss Niken.
Hahaha..gaya lau Ndar !!
Dan begitu sajalah semuanya berjalan. Berawal dari sebuah godaan,lalu berlanjut dengan sebuah cengan and finally ada gosip bahwa kami saling tertarik satu sama lain.
-__-

Well mungkin kesalahan terbesar saya dalam hal ini adalah tidak terlalu banyak melawan. Yah serba salah juga sebenarnya.
Mau dilawan malah makin diledek,didiemin malah semakin tertindas. 

Saya cuma diam dan memerahkan wajah saja..hadehhh

Hemm..by the way ada satu kejadian yang sangat saya ingat saat saya kelas 3 SMA. Dan kejadian inilah yang selalu membuat tertawa manakala mengingatnya.
Saat itu saya duduk di kelas 3 IPA I.
Guru bahasa Inggrisnya pada saat itu masih Miss Niken walau kadang Mr Abbas sesekali menggantikannya. Kalau Mr seh pas lagi ngajar dikelas, suruh aja para wanita buat ngajak ngobrol. Pasti moodnya buat ngajar langsung hilang seketika Onion Head Emoticons 20 
By the way dalam dunia cowok, ada satu hari dimana hari tersebut dia akan sangat menyebalkan. Diajak ngobrol ga nyambung,disuruh bantu eh dia malah bengong,ditanya Cuma bisa ngiyain doang.
Hemm kalau dalam dunia cewek sebutannya mungkin sedang memasuki masa PMS. Dimana seorang cewek akan sangat menyebalkan saat masa PMS.
Cowok juga bisa PMS. Cuma singkatannya aja yang beda. Kalau pada wanita PMS= Pre Menstruasi Sindrom,nah kalo cowok mungkin PMS =Pre Moodly Situation.
Yayaya ! ! ! ! ! !Onion Head Emoticons 35
Nah seharian itu saya cuma terdiam aja. I'm really feel bad mood on that day.
Tya,teman sebangku saya Cuma bisa geleng geleng kepala saya tiap kali ngajak saya ngobrol. Gimana ngga??
Tiap kali ia bertanya saya Cuma menjawab sekenanya saja seperti “Ya”,”tidak”, “masa Seh”, “beneran”,”Sumpeh Lo”.
Sebuah jawaban yang bisa dibilang membuat keki.
Nah selepas jam istirahat pada saat itu giliran pelajarannya Miss Niken. Saat itu beliau agak marah karena kami lupa mengerjakan tugas yang diberikan olehnya (kalau ga salah seh tugas LKS/Lembar Kerja Siswa).
Beliau kemudian mengetes bahasa Inggris kami satu persatu.
Dan tibalah saat saya yang ditanya,bukannya menjawab saya malah bilang “Ga tau”
Dan saat beliau bertanya lagi saya malah memalingkan muka dan melihat keluar jendela tanpa memperdulikan perkataannya.
Tya terus membujuk saya untuk sekedar menjawab tapi saya tetap bersikap acuh tak acuh.
“Saya ga tau bu!!”
Dan puncak kemarahannya saat Miss Niken bertanya lagi saya malah menjawabnya dengan hanya menopang dagu untuk menutup mulut dan mengangkat kedua bahu saya tanda tidak mengerti.
Well saya benar benar seperti memantik sebuah korek di ruangan yang penuh dengan minyak. 
We know it will be explode but still ignite it.

By the way penting ga diketahui kelas saya saat itu terletak dilantai 3. Letak sekolah kami tak begitu jauh dari jalan sehingga ketika saya melihat keluar jendela,jalan raya akan begitu jelas terlihat. Bangku yang biasa saya duduki terletak di dekat jendela dan biasanya saya duduk dideretan bangku keempat dari depan.
Saya biasa duduk disebelah pojok.
Saya senang melihat kearah jalan. Meresapi belaian angin yang sesudahnya membuat mata saya menjadi ngantuk  
bhahahahahaha
Oh iya saat di IPA dulu diberlakukan sistem rotasi pada tempat duduk. Yang hasilnya amat sangat kurang berjalan ^^.

Sesudahnya yah sudah pasti saya disuruh ke ruang guru.
“Nandar,temui ibu di ruang guru nanti. Dan taruh LKS ini di meja saya” Ujar Miss Niken seraya berlalu dari dalam kelas. Padahal jam pelajarannya belum usai.
Nah dari sinilah sebenarnya banyak kejadian kejadian lucu yang terjadi.
Okeh yang pertama saya akan bercerita tentang apa yang terjadi antara saya dan Miss Niken setelahnya.
Sesudah mengerjakan beberapa tugas bahasa yang dilupakan,saya pun membawa semua LKS itu ke ruangan guru.
Lebih tepatnya seh meja Miss Niken.
Saat itu Iid,teman sekelas saya turut membantu untuk membawa LKS.
Saat sampai di ruangan guru saya lihat Miss Niken sedang ngobrol di meja Bu Diah (guru biologi) bersama dengan Bu Dewi (Guru matematika+Wali kelas).
Hemm..I’m smell a troubleOnion Head Emoticons 45
Miss Niken lalu menyuruh saya untuk menaruh LKS di mejanya dan menunggu saya disana. Karena tak mempunyai urusan lagi Iid pun segera berlalu dari ruang guru dan menggunakan kesempatan itu buat jajan ke kantin.
Emang paling paling ini orang !!!!!
Setelah mengakhiri obrolannya dengan Bu Diah dan Bu Dewi beliau pun segera menghampiri saya.
“Hemm..Nandar kamu lagi kenapa hari ini??”Tanya Miss Niken seraya memulai pembicaraan.
“Kenapa apanya bu??”saya malah balik bertanya.
“Kamu tuh kalau ditanya,pasti ngebalikin mulu!!”Miss Niken pun menggelengkan kepalanya. Ia lalu bertanya lagi dengan sifat aneh saya pada hari itu. Well bisa dibilang itu adalah pertama kalinya saya membangkang dari omongannya.
Tapi jujur aja saya merasa sangat bersalah melihat wajah Miss Niken. Beliau memang tak berkata apa apa tapi dari wajahnya sudah tersirat bahwa beliau merasa sangat berasalah terhadap saya.
“Saya ga apa apa Bu. Beneran”
“Bohong kamu”tanyanya penasaran
“Beneran Bu”Jawab saya mencoba meyakinkan lagi
“Kamu lagi ada masalah??”tanyanya lagi
Hehh..gimana neh. Saya sedikit tahulah sifat Bu Niken. Untuk urusan yang ini saya tahu beliau tak akan membiarkan saya keluar sebelum memberikan jawaban yang masuk akal.
Well ga lucu banget kan kalau saya beralasan “Ga kenapa kenapa kok bu,Cuma emang lagi dapet aja”.
Ga Banget kan.

Selagi saya memikirkan jawaban yang pas eh Miss Niken seperti memberikan jawaban yang pas.
“Kamu lagi ada masalah keluarga ya” Tanya beliau menebak apa yang tengah terjadi sama saya.
Ini dia jalan keluar saya..hahahaha!! Sebenarnya merasa sangat bersalah karena berbohong. Tapi pada saat itu yang terlintas dipikiran saya adalah agar bisa keluar dari sana secepatnya.
Well sekarang tinggal pasang mimik wajah sedih aja. Untuk saat saat seperti ini saya merasa bersyukur karena pernah jadi anak Teater hehe.
“Hemmm….”saya tak memberikan jawaban,saya hanya memasang wajah sedih saja seperti ada penyesalan.
Suasana hening sejenak.
“Kamu kalau ada masalah keluarga bisa cerita ke ibu!!”
“Saya ga apa apa kok bu” Ujar saya berusaha meyakinkannya. Dan tentunya sembari mengeluarkan raut wajah kesedihan.
“Yasudah kalau kamu ga mau cerita sekarang,lain kali kalau kamu mau kamu bisa menceritakannya ke Ibu. Tapi lain kali ibu berharap kalau ada masalah keluarga jangan sampai dibawa ke pelajaran ya” Ujarnya seraya menyuruh saya kembali ke kelas.
“Terima kasih bu,mohon maaf buat sifat nyebelinnya tadi” Ujar saya sembari berlalu dari sana. Sebelum keluar saya juga sempat pamit dulu sama Bu Diah dan Bu Dewi.
Mereka seh senyam senyum aja melihat saya.
Sesampainya dalam kelas beberapa teman sempat menanyakan apa yang terjadi. Saya hanya menjawab ga terjadi apa apa.
Well honestly I’m so grateful there is no problem coming from my mistake. Yeahh I’m so lucky Miss Niken ga menghukum saya atas kejadian itu.
Saya melihat lagi keluar jendela,tanpa saya sadari hari itu pun telah berlalu sebagaimana biasanya.

-___-

Hemm satu hal yang tak terbayangkan dari hal tersebut adalah kejadian sesudahnya. Ketika saya dan Miss Niken sudah merasa Fine dengan semua kejadian eh malah yang lain menyulut dan membawanya ke permukaan kembali.
Keesokan harinya ketika saya membawa LKS PPKN ke ruangan guru,giliran Bu Dewi yang memanggil saya. Beliau bilang ada hal yang mau diobrolin.

Penting untuk ga diketahui lagi jabatan saya waktu itu adalah wakil ketua kelas. Jadi ga heran kalau saya sering mondar mandir ruang guru hanya untuk mengembalikan LKS atau tugas lainnya. Sebenarnya ini tugas ketua kelas,tapi berhubung ketua kelasnya sering ogah ogahan yah jadi saya mulu dah yang harus menggantikan.

Beliau pun mengajak saya mengobrol di mejanya.
“Nandar,kemarin kamu ada apa dengan Miss Niken??” Tanya bu Dewi. Well rupanya beliau sudah mendengar ceritanya. Entah dari Miss Niken sendiri atau teman kelas saya.
“Kenapa apanya Bu??” Saya balik bertanya kepada beliau.
“Jangan bohong sama Ibu,kemarin kamu ada konflik kan sama Miss Niken” Tanya beliau lagi. Beliau begitu lembut dalam menginterogasi saya.
“Ga ada apa apa Bu,saya Cuma lagi ada masalah aja kemarin”
“Ohh begitu !!”
“Iya Bu beneran”
Suasana hening sejenak.
Lalu Bu Dewi pun bertanya kepada saya sebuah hal yang tak akan pernah saya lupakan hingga saat ini.
“Kamu suka yah sama Miss Niken”
Dhuarrrrrrrrrrrrrr Onion Head Emoticons 80
Bumi gonjang ganjing, tanah tanah pada miring,kuda lumping makannya beling #halahApaCoba.
Saya melihat Bu Dewi sejenak,seakan ga percaya dengan apa yang baru ditanyakannya.
Dan sesudahnya saya malah nyengar nyengir aja di depan beliau.
“Yee..malah ketawa kamu!! Ibu tuh serius tau,kamu beneran suka yah sama Miss Niken” Tanya Bu Dewi lagi masih penasaran.
“Hahahahaha. . . .lagian ibu ada ada aja deh pertanyaannya”
Saya hanya bisa tertawa kala itu.
“Ihh..Ibu serius tau!!” Bu Dewi malah semakin penasaran saat saya berkata tidak ada apa apa. Sepertinya beliau udah termakan sama burung eh kabar burung.
Hadehh!! Repot juga neh nanggepinnya.
“Galah Bu, Miss Niken tuh udah ibarat kakak buat saya”jawab saya singkat.
“Beneran Cuma kakak???” Ujar Bu Dewi seolah ingin memancing jawaban lain.
 “Ihh..tuh kan ibu sendiri deh yang mulai aneh!! Kemakan gossip dalam kelas neh pasti” ledek saya kepada Bu Dewi. Bu Dewi hanya tersenyum saja mendengarucapan saya itu.
“Yah habis,banyak yang cerita juga tau masalah ini”
“Maksud Ibu??”
“Yah teman teman kamu tuh. Si Icha,si Hanum,Si Tere. . .”
“Terus Ibu percaya Geto aja”
“Yah ga seh!! Cuma ibu jadi penasaran aja”
Hadehhh. . .seperti yang saya bilang sebelumnya,inilah mungkin kesalahan terbesar saya. Saya terlalu sering diam dalam menanggapi berbagai pertanyaan yang datang.
Well tapi itulah saya apa adanya.
Lalu Bu Dewi pun memberikan beberapa nasehat kepada saya. Intinya seh dia menasehati saya jangan sampai memiliki perasaan kepada Bu Niken.
Ya ampun sampai segitunya haha!!
Yah sebagai murid yang baik saya Cuma bisa mendengarkannya aja. Membantah pun percuma karena seperti biasa itu terkadang itu malah menjadi bumerang buat saya.
Ga terlalu penting juga bukan untuk membahasnya.

Jadi seperti halnya yang biasa terjadi. Saya pun hanya mendiamkannya.
Tapi yang paling menyebalkannya adalah sepertinya satu isi sekolah seakan kemakan sama gossip ini.
Well itu terbukti ketika beberapa hari kemudian. Saat itu saya kebetulan berada di ruang guru dan tiba tiba saja Bu Diah memanggil saya.
Dan pertanyaan yang sama pun kembali terulang
“Kamu suka sama Miss Niken ya Ndar”
Hadehh !!! Cakweee dwehhhhhh        

  Onion Head Emoticons 9

-____-

Ketika saya menarik segala kenangan tentang hal ini. Saya selalu tertawa manakala harus mengingatnya. Walau kejadian ini sudah lama terjadi tapi saya tetap tertawa ketika kenangan itu kembali sembari bertanya dalam hati
“Ya Ampun kok bisa yah??”
Sampai sekarang saya bingung darimana gossip itu bisa berasal.
Mungkin karena Miss Niken yang selalu menggoda saya didalam kelas??
Atau mungkin karena saya yang terlalu pendiam dalam menanggapinya??
Entahlah. .
Tapi yang jelas saya selalu merasa bersyukur bisa bertemu Miss Niken. Bagi saya beliau bukan hanya seorang guru.
Beliau adalah teman,orang tua sekaligus kakak dalam waktu yang bersamaan. Saya yang merupakan anak pertama merasa menemukan figur seorang kakak dalam kepribadian beliau.
Bawel,keras kepala tapi sekaligus penasihat yang baik.
Saya merasa lepas dan senang manakala diajar oleh beliau. Well mungkin karena terlalu dekat itulah maka lahirlah gossip gossip aneh itu.

Hemm..beberapa tahun setelah kelulusan,saya mendengar bahwa beliau akhirnya menikah. Saat itu saya kesal karena ga turut diundang.
Gerrrrrrr  . . .kakak kurang ajar :P
By the way saya pernah bertemu suaminya waktu saya masih bersekolah, Miss Niken juga banyak bercerita tentang suaminya kala itu. Dan suaminya mungkin juga pernah diceritakan kisah tentang saya.
Hahahahaha. . . .pasti cerita yang aneh aneh,soalnya suaminya senyam senyum ga jelas aja waktu kenalan sama saya. Nama Suaminya kalo ga salah Nugroho.

Saya lupa tapi sekitar Tahun 2010 atau 2011 saya mendengar kabar dari teman saya bahwa Miss Niken sudah tidak lagi mengajar di HUTAMA.
Belakangan baru saya ketahui bahwa beliau mengajar di TUNAS GLOBAL.

Keluarga beliau kini sudah dikarunia seorang anak. Kalau ga salah nama anaknya yaitu Kenzi.

Eh ga tau juga deh soalnya saya juga sudah lam sekali ga bertemu dengan beliau. Terakhir bertemu benar benar saat perpisahan kelas 3.
Hadehhhhh. . . . . .

Well saya akui mungkin saya sedang merindukan masa masa itu. Bukan hanya kangen sama cerewetnya Miss Niken tapi saya juga kangen sama ekpresi wajah Bu Dewi manakala harus ngobrol serius.
Sumpah kalau udah kenal Bu Dewi,anda mungkin malah akan geli sendiri jika melihat dia marah.
Saya kangen dengan cara bicara Bu Diah yang lemah lembut dan membuat bingung harus mendengar beliau beliau bicara atau memandang wajahnya #tsahhh.
Saya kangen dengan ekspresi cuek tapi tegas ala Pak Ale. Saya kangen dengan Bu Wahyu yang selalu terlihat sibuk menelepon dan sibuk menyeka keringatnya dengan tisu. Saya bahkan kangen dengan babeh tukang sapu sekolah yang kalau diajak ngobrol ngalor ngidul ga karuan.
Saya merindukan itu semua.
Saya bersyukur karena pernah bisa mengenal mereka.

Kalau masih ada waktu dan kesempatan saya ingin sekali bertemu dengan mereka lagi.
Entahlah itu kapan!!!

By the way dari semua kejadian diatas sebenarnya ada satu hal yang sangat saya syukuri.
Apaan tuh Ndar???
Well walaupun saya sudah lama lulus tapi nama saya masih tetap dikenang oleh mereka. Bahkan beberapa murid yang bahkan tidak pernah bertatap muka dengan saya secara langsung sekalipun kadang mengetahui cerita tentang saya.
Bodoh memang tapi lucu juga yah kalau bisa jadi legenda di sekolah. Well kalau dibuat cerita mungkin akan diberi judul “The legend Of Ngawaludin” 
Bhahahahaha ! ! ! ! ! ! ! ! ! !

I miss you Miss Niken
I miss you Bu Dedew/Dewi
I miss you Bu Diah
I miss you BW/Bu Wahyu
I miss you Pak Ale
I miss you Mr Abbas
I miss you Bu Ratna
I Miss you Pak Jas
I Miss you Pak Halim

I miss all my friend

I Really really miss that moment. And I Really miss you HUTAMA ^_^.

Jakarta 7 Juli 2012

2 komentar:

  1. Hahaha ketawa ketawa deh baca ini ckckck masih inget aja yah sama gurunya kalo "istimewa" gitu hahaha

    BalasHapus
  2. Lulu : sebabnya 1 lu,karena miss Niken guru yang baik :)
    ingetlah,sama guru yg lain jg masih inget. setiap guru jg punya kekonyolannya masing2 :P

    BalasHapus