Sabtu, 15 Oktober 2011

Surat Buat Dinda


Dinda..
Apa kabarmu disana
Kekasih hati yang kini menghilang jauh dari mimpi
Dambaan jiwa yang tak bisa lagi kudamba
Dinda..
Dimana dirimu kini
Apa kau tahu dirimu kurindu
Apa kau mengerti betapa aku kehilanganmu
Apa kau pahami ada arti yang meredup tanpamu
Dinda..
Akankah kau kau tahu
Betapa aku merindukan hangat sapamu menyapa pagi
Mungkinkah kau mengerti
Betapa aku merindukan langkahmu menjejak hari

Dinda..
Apa kau masih ingat pada janji kita dahulu
Berjanji untuk selalu memeluk dunia bersama
Terus berlari mengukir cinta yang kita jalin
Tanpa peduli apa kata dunia tentangnya
Dinda..
Aku merindukan tiap saat bersamamu
Melukis awan yang beriring berarak
Lalu kita mencoba mengukir mimpi kita disana
Tak ada beban
Hanya sebuah angan yang melayang bebas
Dinda..
Aku merindukan tiap waktu bersamamu
Menatap bintang yang berbinar terang
Lalu kita coba belajar berpendar karenanya
Tanpa kekosongan
Hanya sebuah harapan yang membumbung lepas

Dinda..
Aku begitu rindu arti pelukmu
Aku sangat merindukan hangat belaimu
Aku sangat rindu lembut bibirmu
Dinda..
Apa kau masih seperti dahulu
Setia menemani tiap hariku
Sekedar bercanda menghabiskan waktu
Merajut cerita menjalin cinta
Tanpa ada duka yang membelenggu

Dinda..
Terasa sendu meredup hina tanpamu
Tak ada hela keindahan yang bisa kuhirup
Hidup ini serasa kosong
Tanpa warna pelangi yang menghiasinya
Dinda..
Apa kau tahu betapa aku merindukanmu
Betapa aku merindukan hangat sapamu
Betapa aku mendambakan manis senyummu
Tiap doa yang kupanjatkan tertutur untukmu
Tiap harap yang kurangkai tercipta karenamu
Dinda..
Kini hari telah berganti
Kau telah meninggalkan jauh semua kenangan indah itu
Kemana jua dirimu kini aku tak tahu
Tak ada kepastian
Tak ada harapan
Hanya sebuah memori indah yang masih setia menggelayuti diri
Hanya sebuah kopi pahit yang setia menemani tiap pagi

Kramat Jati 14 Februari 2011

2 komentar: