Jumat, 14 Oktober 2011

Teras Rumah


Angin pagi berhembus pelan
Mengibaskan daun di pekarangan rumah
Hening..
Membuatku termenung dalam diam
Suara air kolam
Lembut terbaca di telinga

Seketika itu berubah menjadi riak
Ketika para penghuninya berebut sejumput roti
Dari sisa sarapan pagi ini
Tiba tiba terdengar gaduh mengaduh
Melaporkan kebisingan dari seekor ayam
“Petok..Petok..Petok..”

Ayam betina melapor untuk bertelur
Dibukakan kandang oleh Kakekku
Kandang triplek beratapkan seng
Dengan jerami sebagai alasnya

Ayam jantan datang untuk berjaga
Memastikan sang betina aman dari segala gangguan
Burung kutilang meracau pelan
Perlahan meninggi membisingkan suaranya
Entah karena terganggu atau kelaparan

Suaranya bersahut sahutan
Dengan seekor perkutut di ujung tiang

Burung dara di kabel listrik
Berdiri berjajar diantara kumparan
Menikmati sinar dari sang mentari

Perlahan mereka merebah
Menikmati bonggol bonggol jagung
Yang diberikan oleh tuannya

Setengah jam kemudian
Ayam betina keluar dari kandang
Gaduh pun kembali mengaduh
Bertambah lantang dengan suara ayam jantan

“Aku bertelur..aku bertelur..”
Mungkin itu maksud sang betina
Melaporkan kesuksesannya kepada dunia

Kramat Jati 13 Oktober 2011

0 komentar:

Posting Komentar